← Beranda
Pramono Anung Siap Carikan Lahan Untuk Sekolah Rakyat Kapasitas 1.000 Siswa
Ryandi ZahdomoSabtu, 4 Juli 2026 | 04.07 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau Open House di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan pada Jumat (3/7) sore. (Istimewa)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kesiapannya untuk menyediakan lahan tambahan demi mendongkrak kapasitas Sekolah Rakyat di ibu kota hingga mampu menampung minimal 1.000 siswa.

Langkah ini mencuat setelah Pramono meninjau Open House di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan pada Jumat (3/7) sore.

Dalam kunjungan tersebut, Pramono mengaku tak kuasa menahan air mata saat melihat penampilan seni dan ketangkasan berbahasa dari para siswa yang berlatar belakang keluarga prasejahtera.

Bernostalgia Masa Kecil yang Serba Terbatas

Momen emosional itu rupanya melempar ingatan Pramono pada masa kecilnya di Kediri, Jawa Timur. Tumbuh di keluarga besar dengan tujuh bersaudara, ia mengaku bisa menyelesaikan pendidikan berkat intervensi bantuan dari pemerintah.

"Saya terus terang, dari tadi sebenarnya menyekat, meneteskan air mata. Karena saya mengalami yang kurang lebih sebenarnya sama dengan Bapak Ibu Saudara-saudara sekalian," ungkap Pramono.

Ia menambahkan, tanpa adanya beasiswa kala itu, dirinya tidak akan bisa berada di posisinya yang sekarang. Oleh karena itu, ia melihat program Sekolah Rakyat ini sebagai investasi jangka panjang yang krusial untuk memutus rantai kemiskinan.

Integrasi dengan KJP dan Program Prioritas Jakarta

Pramono menilai, kehadiran Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo ini berjalan beriringan dengan program jaring pengaman sosial yang sudah berjalan di Jakarta.

Beberapa di antaranya Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga program pemutihan tebus ijazah bagi warga tidak mampu. Di SRMA 10 Jakarta Selatan sendiri, tercatat ada 190 siswa yang kini berstatus sebagai penerima aktif dana KJP.

"Wajah-wajah anak kita di sini sekarang adalah wajah yang penuh harapan. Mereka tidak kehilangan semangat sedikit pun untuk menatap masa depan," imbuhnya.

Pramono menegaskan jajaran Pemprov DKI Jakarta akan segera melakukan kajian mendalam untuk memetakan wilayah potensial yang siap disulap menjadi area Sekolah Rakyat skala besar.

Kejar Target 10 Titik Sekolah Rintisan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) membeberkan bahwa Jakarta membutuhkan akselerasi masif terkait infrastruktur pendidikan ini. Pasalnya, saat ini ibu kota tercatat baru memiliki satu fasilitas Sekolah Rakyat yang berstatus permanen.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Mensos mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah menyiapkan 10 titik sekolah rintisan di Jakarta, di mana 8 di antaranya sudah masuk dalam tahap renovasi fisik.

Beberapa aset strategis yang mulai dioptimalkan antara lain gedung milik LAN di Pejompongan, fasilitas di kawasan Marunda, hingga kawasan Curug.

"Saya tentu menyambut baik karena Pak Gubernur ingin menyambut harapan Presiden, agar khusus DKI Jakarta ada tambahan sekolah rintisan yang bisa menampung tidak kurang dari seribu siswa," kata Gus Ipul.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra