JawaPos.com - Bagi masyarakat yang rutin menggunakan Transjakarta, mengetahui koridor dengan jumlah penumpang terbanyak bisa membantu merencanakan perjalanan agar lebih nyaman. Beberapa rute hampir selalu dipadati pengguna, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja karena menjadi penghubung kawasan permukiman, pusat bisnis, hingga destinasi wisata.
Berdasar rekapitulasi data pelanggan harian dan tahunan Transjakarta, terdapat tujuh koridor yang secara konsisten mencatat volume penumpang tertinggi. Koridor-koridor ini menjadi tulang punggung mobilitas warga Jakarta dan wilayah penyangga setiap harinya.
Berikut koridor Transjakarta yang paling ramai digunakan penumpang.
Baca Juga: Kebakaran di TPA Jatiwaringin Banten, BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Api
1. Koridor 1 Blok M–Kota
Koridor 1 merupakan jalur dengan jumlah penumpang terbanyak di jaringan Transjakarta. Rute ini menghubungkan kawasan Blok M di Jakarta Selatan dengan Kota Tua Jakarta.
Sepanjang perjalanan, bus melintasi pusat perkantoran, kawasan bisnis, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata seperti Bundaran HI dan Kota Tua. Tingginya aktivitas masyarakat di sepanjang jalur ini membuat Koridor 1 hampir selalu ramai sepanjang hari.
2. Koridor 9 Pinang Ranti–Pluit
Koridor 9 menjadi salah satu jalur paling vital karena merupakan koridor terpanjang di jaringan Transjakarta. Rute ini melintasi lima wilayah administrasi Jakarta.
Baca Juga: Kronologi Penemuan Jasad Bayi Laki-Laki di Surabaya, Tali Pusar Masih Menempel
Koridor tersebut menghubungkan kawasan permukiman padat di Jakarta Timur dengan berbagai pusat aktivitas di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, sehingga menjadi pilihan utama ribuan komuter setiap hari.
3. Koridor 13 Tendean–Ciledug
Koridor 13 menempati posisi ketiga sebagai jalur dengan volume penumpang tertinggi.
Keunggulan koridor ini terletak pada penggunaan jalur layang (elevated busway) yang memungkinkan perjalanan lebih cepat dibandingkan jalur reguler. Rute ini banyak dimanfaatkan komuter dari wilayah Tangerang menuju kawasan Jakarta Selatan.
4. Koridor 8 Lebak Bulus–Harmoni
Koridor 8 menjadi salah satu rute favorit masyarakat yang bepergian dari Jakarta Selatan menuju pusat kota.
Jalur ini menghubungkan kawasan permukiman, pusat bisnis, hingga area transit penting di Harmoni sehingga selalu dipadati penumpang, terutama pada hari kerja.
5. Koridor 2 Pulogadung–Harmoni/Monas
Koridor 2 memiliki peran penting sebagai penghubung Jakarta Timur dengan pusat kota.
Selain melayani mobilitas pekerja dan pelajar, koridor ini juga menjadi akses menuju berbagai destinasi wisata populer, termasuk kawasan Monumen Nasional (Monas), sehingga ramai digunakan baik pada hari kerja maupun akhir pekan.
Baca Juga: FJGS 2026 Jadi Ajang Promosi UMKM di Jakarta Selatan
6. Koridor 3 Kalideres–Pasar Baru
Koridor 3 menjadi jalur andalan masyarakat dari Jakarta Barat dan sebagian wilayah Tangerang. Rute ini menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat transit Harmoni serta area Pasar Baru, sehingga memiliki tingkat okupansi yang tinggi setiap harinya.
7. Koridor 6 Ragunan–Dukuh Atas 2
Koridor 6 menjadi salah satu jalur tersibuk, terutama saat jam sibuk pagi dan sore. Rute ini melayani perjalanan menuju kawasan perkantoran Sudirman-Kuningan yang merupakan pusat bisnis Jakarta.
Selain pekerja kantoran, banyak pelajar dan mahasiswa juga memanfaatkan koridor ini untuk aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Libur Sekolah, Tingkat Keterisian Kursi Kereta Api mencapai 92 Persen
Mengapa Koridor Ini Selalu Ramai?
Tingginya jumlah penumpang pada tujuh koridor tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari konektivitas antar kawasan, akses menuju pusat bisnis, integrasi dengan moda transportasi lain, hingga kemudahan mencapai kawasan wisata dan pusat pemerintahan.
Bagi calon penumpang, mengetahui koridor-koridor tersibuk ini juga dapat membantu memilih waktu perjalanan yang lebih nyaman, terutama dengan menghindari jam sibuk pada pagi dan sore hari.
Selain menjadi tulang punggung transportasi umum Jakarta, koridor-koridor tersebut juga menunjukkan peran penting Transjakarta dalam mendukung mobilitas jutaan warga setiap hari.
Baca Juga: Hati-Hati Warga Jakarta dan Sekitarnya, Bandit Jalanan Kerap Beraksi dari Jam 11 Malam-5 Pagi