JawaPos.com - Viral video yang memperlihatkan seorang pria dirantai di dalam sebuah ruangan ramai beredar di media sosial dan memicu kemarahan publik.
Belakangan, video tersebut diduga berkaitan dengan kasus penyekapan terhadap tiga pekerja sebuah percetakan di kawasan Bungur, Senen, Jakarta Pusat, yang kini tengah diselidiki polisi.
Kasus ini menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa ketiga korban disekap selama hampir tiga pekan usai dituduh mencuri pelat cetak.
Tak hanya ditahan secara paksa, keluarga korban juga diduga dimintai uang tebusan sebesar Rp 50 juta dengan janji para pekerja tersebut akan dibebaskan.
Rekaman yang pertama kali diunggah akun @fbkp_jakarta memperlihatkan seorang pria dalam kondisi pucat dan tertelungkup dengan tubuh terikat rantai di dalam sebuah ruangan yang dihuni sejumlah orang.
Video itu dengan cepat viral dan menuai kecaman dari warganet yang mendesak aparat mengusut tuntas kasus tersebut.
Sementara dalam unggahan terpisah oleh akun media sosial lainnya, belakangan diketahui, video itu diduga berasal dari sebuah percetakan di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.
Polisi pun bergerak setelah menerima laporan dugaan penyekapan pada Jumat, 26 Juni 2026.
Kapolsek Senen Komisaris Polisi Widodo Saputro mengatakan, saat petugas mendatangi lokasi, mereka menemukan tiga korban dalam kondisi memprihatinkan.
"Mereka adalah TS (24), MRJ (20), dan AS (19)," kata Widodo.
Dari hasil penyelidikan awal, penyekapan diduga bermula ketika salah satu korban, TS, dituduh mencuri pelat cetak di tempatnya bekerja.
Menurut polisi, dalam pemeriksaan internal perusahaan, TS disebut mengaku melakukan pencurian bersama dua rekannya. Pengakuan tersebut kemudian dijadikan dasar untuk menahan ketiganya secara paksa.
Selain dugaan penyekapan, penyidik juga mendalami informasi bahwa keluarga korban dimintai uang sebesar Rp50 juta agar para pekerja tersebut dapat dibebaskan. Dugaan permintaan tebusan itu kini menjadi bagian dari penyelidikan polisi.
Sementara itu, video yang beredar luas di media sosial terus menjadi perbincangan. Banyak warganet mengecam tindakan yang terekam dalam video tersebut dan meminta aparat menindak tegas pihak-pihak yang terlibat apabila terbukti melakukan penyekapan maupun tindak pidana lainnya.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk motif penyekapan, dugaan permintaan uang tebusan, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.