← Beranda
Kronologi Mobil Listrik BMW Rp 2 Miliar Rusak Diamuk Warga usai Tabrak Ojol
Ryandi ZahdomoSelasa, 23 Juni 2026 | 13.01 WIB
Mobil listrik BMW i5 seharga Rp 2 miliar dirusak massa di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (22/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Sebuah mobil listrik mewah BMW i5 seharga lebih dari Rp 2 miliar ringsek setelah diamuk massa di kawasan Jalan Arjuna Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (21/5).

Kemarahan warga tersulut setelah sedan hitam bernomor polisi B 77 NRI tersebut diduga melakukan aksi tabrak lari terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) di depan Universitas Mercu Buana. Video amatir yang merekam detik-detik mencekam saat warga melempari mobil dengan batu kini viral di media sosial.

Kronologi Kecelakaan di Depan Universitas Mercu Buana
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa insiden ini melibatkan mobil listrik sedan BMW yang dikemudikan oleh Albert Satryo Wibowo dan sepeda motor Honda Supra bernomor polisi B 6242 VDR yang dikendarai oleh seorang driver ojol bernama Sutiyo.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil BMW tersebut melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Meruya Selatan.

"Sesampainya di depan Universitas Mercu Buana, (mobil) menabrak sepeda motor Honda Supra yang dikendarai oleh Sutiyo," ujar AKP Joko Siswanto, Senin (22/6).

Akibat benturan tersebut, korban dilaporkan terjatuh dan mengalami luka-luka. Bukannya berhenti, pengemudi mobil mewah itu justru terus melaju, yang kemudian memicu respons spontan dari massa dan para pengguna jalan di sekitar lokasi.

Alasan Pengemudi BMW Melarikan Diri dari Kejaran Massa
Massa yang emosional terus mengejar dan berusaha menghentikan paksa kendaraan listrik premium tersebut. Setelah berhasil dihadang, mobil menjadi sasaran amukan warga hingga mengalami kerusakan parah di beberapa bagian.

Beruntung, nyawa pengemudi ojol berhasil selamat. Korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

"Korban mengalami luka lecet pada bagian tangan dan kaki. Saat ini sudah mendapatkan perawatan di RSUD Kembangan," jelas AKP Joko.

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh pihak berwajib. Kanit Lantas Polsek Kembangan AKP Karta mengungkapkan, pengemudi BMW saat ini sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif. Berdasarkan pemeriksaan awal, insiden ini memang diduga kuat sebagai aksi tabrak lari.

"Menurut pengakuan pengemudi mobil BMW, dia pergi karena takut dan berusaha menghindari amukan massa," ungkap AKP Karta.

Ia menambahkan, pengemudi BMW berdalih bahwa insiden awal sebenarnya hanya serempetan ringan. Namun, tindakan melarikan diri justru membuat situasi di lapangan menjadi tidak terkendali.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi BMW beserta barang bukti mobil listrik dan sepeda motor korban di Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

EDITOR: Estu Suryowati