JawaPos.com - Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, di Central Park 2, Jakarta Barat.
Sebanyak 104 mal di seluruh Jakarta menghadirkan diskon besar lebih dari satu bulan penuh, mulai dari 10 Juni hingga 22 Juli 2026.
Kehadiran pesta diskon ini diharapkan menjadi magnet kuat untuk mendongkrak perputaran uang di sektor ritel dan pariwisata.
"Festival Jakarta Great Sale telah menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat. Kegiatan ini perlu terus dijaga dan ditingkatkan karena mampu menarik warga dari luar Jakarta untuk datang dan berbelanja di ibu kota," ujar Sekda Uus, Kamis (11/6).
Baca Juga: Generasi Gelandang Terbaik Portugal Datang Terlambat, Thierry Henry Nilai Ronaldo Kurang Beruntung
Demi menyukseskan gelaran akbar ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan insentif khusus berupa pembebasan pajak reklame bagi seluruh mal peserta program. Strategi ini diharapkan memicu promosi besar-besaran demi menggenjot daya beli publik.
"Dengan berbagai kebijakan yang diberikan, kami berharap aktivitas ekonomi semakin bergeliat. Jakarta harus terus menjadi kota kebanggaan bersama dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat," kata Sekda Uus.
Melihat antusiasme yang tinggi, pihak panitia memasang target transaksi ritel yang cukup fantastis, yakni menembus angka Rp16 triliun. Angka ini meningkat dari capaian tahun lalu yang berada di posisi Rp15,5 triliun.
"Kita tidak boleh pesimis, harus optimistis. Pertumbuhan ekonomi Jakarta cukup baik dan inflasi juga terkendali. Ditambah berbagai rangkaian kegiatan HUT Jakarta sepanjang periode ini, kami yakin para pelaku usaha memiliki ruang dan kesempatan untuk bangkit serta menggerakkan perekonomian Jakarta," tuturnya.
Banjir Diskon 70 persen, Midnight Sale, dan Hadiah Mobil Listrik
Ketua Festival Jakarta Great Sale, Mualim Wijoyo, menegaskan bahwa FJGS bukan sekadar ajang diskon massal. Event ini menjadi wadah kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam menggerakkan roda ekonomi Jakarta yang berkelanjutan.
"Kami berharap FJGS 2026 dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi sektor perdagangan, pariwisata, dan UMKM," tuturnya.
Untuk memikat minat belanja masyarakat, para pengelola ritel telah menyiapkan beragam program andalan yang menggiurkan. Mulai dari potongan harga spesial hingga 70 persen, pesta belanja seharian penuh (All Day Sale), hingga berburu diskon tengah malam (Midnight Sale).
Jadwal Midnight Sale terdekat akan digelar di Lotte Mall pada 27 Juni. Sementara untuk program All Day Sale bisa dinikmati di Grand Indonesia pada 27-28 Juni serta Mall @Bassura pada 21 Juni.
Tak kalah menarik, pengunjung yang bertransaksi juga berkesempatan membawa pulang hadiah mewah lewat aplikasi FJGS.
"Mulai dari diskon hingga 70 persen, All Day Sale, Midnight Sale, hingga program belanja berhadiah mobil listrik AION V Exclusive melalui aplikasi E-Shoppercard, Perhiasan Emas dan Berlian total senilai 50 juta, Voucher Belanja total senilai 100 juta," ujar Mualim Wijoyo.
Panggung UMKM Lokal Jakarta untuk Naik Kelas
FJGS 2026 juga menjadi angin segar bagi pelaku usaha lokal. Tercatat ada 113 perajin binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta yang ikut unjuk gigi di mal-mal modern.
Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta atas ruang yang diberikan kepada UMKM.
"Di balik setiap produk yang dipamerkan dan setiap transaksi yang terjadi, terdapat cerita tentang kreativitas, kerja keras, dan harapan. Selama lebih dari empat dekade, FJGS tidak hanya menjadi penggerak aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat, pelaku usaha, dan karya-karya terbaik Jakarta," kata Hani.
Ia berharap keterlibatan ini dapat memperluas pasar produk lokal di mata masyarakat luas. "Mari kita rayakan Festival Jakarta Great Sale 2026 dengan penuh sukacita serta terus mendukung produk lokal Jakarta agar semakin berkembang dan berdaya saing," imbuh Hani.
Langkah ini juga dinilai strategis dalam memperkuat daya tahan ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global saat ini.
Pauline Filiani, Center Director Central Park Mall, menilai FJGS merupakan momentum emas untuk menghidupkan kembali gairah sektor ritel sekaligus memperkuat daya tarik Jakarta sebagai destinasi belanja global yang dinamis.
"Kami berharap rangkaian program yang dihadirkan dapat memberikan pengalaman berbelanja yang berkesan bagi masyarakat serta berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pariwisata kota Jakarta," kata Pauline.
Kolaborasi Seni Budaya Menuju 5 Abad Jakarta
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, FJGS 2026 terasa lebih meriah karena bertepatan dengan momen menyambut usia 5 Abad Kota Jakarta. Festival ini tidak hanya menawarkan wisata belanja, tetapi juga menyuguhkan wisata rekreasi budaya yang memukau.
Salah satu kolaborasi yang paling dinantikan adalah keterlibatan iForte bersama Pagelaran Sabang Merauke (PSM). Kolaborasi ini siap menghadirkan pertunjukan seni etnik yang dikemas secara kolosal dan modern, termasuk menampilkan tari serta lagu khas Betawi.
Selain menyajikan hiburan bagi pengunjung mal, Pagelaran Sabang Merauke ini nantinya juga ikut merangkul hingga 100 pelaku UMKM lokal. Puncak dari pertunjukan budaya berskala besar ini dijadwalkan bakal digelar pada 21–23 Agustus 2026 mendatang.
Guna menyemarakkan suasana kota, panitia juga telah menyiapkan rangkaian acara sosial dan budaya lainnya di berbagai titik. Mulai dari aksi donor darah di 23 mal, pemeriksaan kesehatan gratis di 14 mal, pameran seni, hingga pawai defile yang akan memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).