← Beranda
Kabar Baik Buat Warga Depok-Jakarta! Jalan Lenteng Agung Amblas Kini Sudah Bisa Dilalui Normal
Ryandi ZahdomoRabu, 3 Juni 2026 | 00.58 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno meninjau langsung lokasi perbaikan saluran air dan badan jalan tersebut pada Selasa (2/6). (Istimewa)

JawaPos.com - Kabar baik bagi warga Jakarta dan Depok yang sering melintas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Jalan yang sempat ditutup total akibat amblas kini sudah kembali dibuka dan dapat dilalui kendaraan secara normal.

Proses perbaikan jalur utama penghubung Jakarta dan Depok, Jawa Barat ini memakan waktu empat hingga lima hari.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno meninjau langsung lokasi perbaikan saluran air dan badan jalan tersebut pada Selasa (2/6). Ia memastikan penanganan dilakukan kilat dengan tetap mengutamakan keselamatan para pengguna jalan.

Baca Juga: Murah, Meriah, Merakyat: Rekomendasi 9 Tempat Makan Ayam Geprek di Surabaya yang Selalu Ramai Diserbu Anak Kos

Wagub Rano juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran petugas yang bekerja spartan di lapangan.

"Saya cukup terkejut, dalam waktu lima hari jalan ini sudah bisa dilalui dengan kondisi sangat baik. Awalnya saya sempat meminta Dinas Bina Marga melakukan pelapisan ulang aspal, tetapi melihat hasilnya sekarang, itu tidak diperlukan lagi," ujarnya.

Kronologi dan Penyebab Jalan Amblas di Lenteng Agung
Sebagai informasi, insiden jalan amblas di Lenteng Agung ini terjadi pada Jumat pagi pekan lalu. Demi keselamatan warga, Pemprov DKI Jakarta langsung mengambil tindakan dengan menutup total akses jalan, menurunkan alat berat, dan mengebut proses perbaikan.

"Petugas bekerja siang dan malam selama hampir empat hari. Alhamdulillah, hari ini dua ruas jalan sudah kembali dibuka dan dapat dilalui normal," kata Wagub Rano.

Baca Juga: Jangan Ngaku Anak Jaksel Kalau Belum Coba! 5 Minuman Kopi Kekinian yang Lagi Diburu di Jakarta

Meskipun lalu lintas sudah lancar, Wagub Rano meminta pengerjaan di sisi kiri dan kanan jalan, termasuk pembenahan bahu jalan, tetap diselesaikan sampai tuntas. Hal ini penting agar tidak ada hambatan baru yang mengganggu kenyamanan pengendara.

Tidak lupa, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat dan pengguna jalan yang telah bersabar selama proses penutupan jalur berlangsung.

Bukan tanpa alasan, penutupan sementara kemarin memang murni dilakukan untuk memastikan keselamatan warga sekaligus mempercepat proses perbaikan secara menyeluruh.

Ternyata Ini Penyebab Utama Struktur Jalan Rusak

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Rano bersama Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengungkap penyebab utama di balik amblasnya jalan.

Berdasarkan hasil penelusuran teknis tim di lapangan, kerusakan parah tersebut dipicu oleh pengeroposan struktur pipa besi bergelombang atau Aramco. Pipa penahan ini diperkirakan sudah berumur sangat tua.

"Jenis besi ini usianya sudah cukup tua, mungkin lebih dari 30 tahun. Struktur yang menua pasti mengalami pengeroposan. Fenomena seperti ini juga bisa saja terjadi di titik lain di Jakarta karena masih ada struktur Aramco dengan kondisi serupa," ungkap Wagub Rano.

Baca Juga: Pesan Sederhana Sang Ayah, Menguatkan Veda Ega Pratama di Tengah Tekanan Moto3 2026

Tantangan Teknis dan Penggunaan Beton K-400

Memperbaiki saluran air di bawah Jalan Raya Lenteng Agung ternyata bukan perkara mudah dan memiliki tantangan teknis yang sangat tinggi.

Aliran air di bawah jalan tersebut berasal langsung dari Waduk Universitas Indonesia (UI) dan posisinya melintas tepat di bawah rel kereta api aktif.

"Karena salurannya berada di bawah perlintasan rel kereta api, penanganannya tidak bisa dengan penggalian konvensional. Kami harus menggunakan metode pengeboran atau penekanan pipa langsung menuju waduk," terangnya.

Baca Juga: Resep Bubur Ayam Rice Cooker dengan Jagung dan Wortel yang Lezat Serta Praktis dan Gurih untuk Sarapan

Untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang, struktur saluran penahan baru kini telah diperkuat menggunakan beton berkualitas tinggi dengan spesifikasi K-400. Penguatan ini dijamin membuat ketahanan saluran dan badan jalan jauh lebih aman dan kokoh.

 

Pemprov DKI Jakarta Siaga Titik Rawan Aramco Tua

Belajar dari kasus Lenteng Agung, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas SDA langsung bergerak cepat melakukan inventarisasi dan pemetaan terhadap seluruh jaringan saluran air di ibu kota yang masih menggunakan struktur Aramco berusia tua.

Langkah mitigasi ini sengaja dikebut untuk mengidentifikasi titik rawan amblesan di lokasi lain agar bisa segera diperbaiki sebelum strukturnya jebol.

"Kami tidak ingin menutup-nutupi risiko yang ada, tetapi fokus pada langkah antisipasi. Semua skenario harus disiapkan. Kita harus siap menghadapi kemungkinan terburuk agar mitigasi dan penanganan bisa langsung dilakukan dengan cepat," tutur Wagub Rano.

Hingga saat ini, proses pemetaan titik rawan tersebut masih berlangsung dinamis dengan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk memetakan jaringan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang sebagian infrastrukturnya juga sudah termakan usia.

depok, lenteng agung, jakarta selatan, jalan lenteng agung

EDITOR: Bintang Pradewo