← Beranda
Libur Waisak 2026: Volume Kendaraan Tol Cikunir Melonjak 33 Persen, Jalur Puncak dan Bandung Padat Merayap!
Ryandi ZahdomoSenin, 1 Juni 2026 | 03.30 WIB
Ilustrasi GT Tol ke arah puncak dan Bandung naik tajam saat libur Idul Adha 2026. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Puncak libur panjang Hari Raya Waisak 2026 membuat sejumlah ruas jalan tol di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat dipadati kendaraan. Ribuan masyarakat memanfaatkan momen ini, baik untuk berwisata ke luar daerah maupun mulai kembali menuju arah Jakarta. Lonjakan volume lalu lintas yang signifikan ini terpantau sejak Sabtu, 30 Mei 2026 kemarin.

Senior General Manager JMT Widiyatmiko Nursejati menuturkan, pihaknya mencatat kenaikan volume kendaraan yang cukup tajam di beberapa gerbang tol utama, terutama yang mengarah ke lokasi wisata dan jalur kepulangan menuju ibu kota.

"Volume kendaraan terpantau meningkat pada sejumlah gerbang tol di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, baik menuju kawasan wisata maupun kendaraan yang kembali menuju Jakarta," ujar Widiyatmiko Nursejati dalam keterangan resminya, Minggu (31/5).

Gerbang Tol Cikunir 6 dan Jalur Puncak Bogor Paling Padat

Di area Jabodetabek, pergerakan kendaraan yang kembali ke Jakarta menunjukkan grafik kenaikan yang signifikan. Total ada 111.604 kendaraan yang terpantau melintasi Gerbang Tol (GT) Halim, GT Cikunir 6, dan GT Ciawi 2. Angka ini naik sebesar 5,35% jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang biasanya hanya mencapai 105.933 kendaraan.

Menariknya, lonjakan tertinggi di wilayah ini justru terjadi di GT Cikunir 6. Volume kendaraan di gerbang tol tersebut melesat hingga 33,02 persen dengan total 11.110 kendaraan, jauh di atas angka normal sebesar 8.352 kendaraan.

Sementara itu, arus kendaraan yang bergerak menuju kawasan wisata Puncak, Bogor juga belum surut. Melalui GT Ciawi 1, tercatat ada 49.885 kendaraan yang bergerak ke arah Puncak, alias mengalami kenaikan sebesar 6,92 persen dari volume normal yang berada di angka 46.656 kendaraan.

Di sisi lain, arah sebaliknya lewat GT Ciawi 2 mencatat 40.365 kendaraan (naik 4,64 persen), dan GT Halim mengalirkan 60.129 kendaraan menuju Jakarta (naik 1,90 persen).

Arus Wisata ke Bandung dan Garut Meningkat Pesat

Kondisi yang mirip juga terjadi di wilayah Jawa Barat. Arus lalu lintas yang menuju ke wilayah Bandung, Rancaekek, Garut, dan sekitarnya mengalami lonjakan. Melalui GT Pasteur Exit dan GT Cileunyi Exit, Jasa Marga mencatat total 79.628 kendaraan melintas, naik 4,45 persen dari kondisi normal yang biasanya berkisar di angka 76.239 kendaraan.

Bagi pengendara yang menuju Rancaekek dan Garut via GT Cileunyi Exit, jumlahnya mencapai 41.245 kendaraan atau naik 6,93 persen dari normal. Sedangkan wisatawan yang masuk ke Kota Bandung melalui GT Pasteur Exit menyentuh angka 38.383 kendaraan, meningkat 1,90 persen dari hari biasa.

Untuk arah sebaliknya atau arus yang kembali menuju Jakarta, GT Cileunyi Entrance mencatat lonjakan tajam sebesar 11,93 persen dengan total 34.258 kendaraan. Namun, pemandangan berbeda terlihat di GT Pasteur Entrance arah Jakarta yang justru sedikit melandai sebesar 0,91 persen dengan total 31.630 kendaraan dibandingkan kondisi normal sebanyak 31.920 kendaraan.

Jasa Marga terus mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mempersiapkan perjalanan dengan matang. Pastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam performa prima, pastikan kecukupan bahan bakar (BBM), serta pastikan saldo kartu elektronik terisi cukup sebelum masuk tol demi menghindari antrean. Pengendara juga diharapkan selalu waspada terhadap potensi titik-titik kepadatan dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan.

EDITOR: Estu Suryowati