← Beranda
Video Angin Puting Beliung Ngamuk di Larangan Ciledug Tangerang, Ini Penjelasan BPBD
Ryandi ZahdomoRabu, 27 Mei 2026 | 03.51 WIB
Detik-detik terjadinya angin puting beliung di Larangan, Kota Tangerang, Selasa (26/5). (Instagram @infociledug.official)

JawaPos.com - Kawasan Larangan Indah, Kota Tangerang mendadak mencekam pada Selasa (26/5). Fenomena cuaca ekstrem angin puting beliung dilaporkan melanda kawasan Jalan Swadaya Raya hingga membuat aktivitas warga lumpuh sesaat akibat panik.

Detik-detik mencekam tersebut sempat terekam oleh video amatir warga dan langsung viral di media sosial. Dalam video yang beredar, angin kencang yang datang secara tiba-tiba itu menyapu apa saja yang ada di sekitarnya.

Dampak kerusakan paling parah terlihat pada lapak para pedagang kaki lima yang berada di sepanjang bahu jalan.

Baca Juga: Ghana Umumkan Skuad Sementara Piala Dunia 2026, Thomas Partey Dipanggil Meski Terjerat Kasus Hukum

Lapak Kuliner Guling dan Motor Ambruk

Terjangan angin puting beliung di Ciledug ini membuat para pedagang pontang-panting. Gerobak dagangan kuliner, seperti lapak pisang cokelat (piscok), lapak hewan kurban, hingga es podeng, tampak terguling hingga menutup sebagian jalan.

Tak hanya lapak jualan, sepeda motor yang sedang terparkir juga ambruk akibat kuatnya hempasan angin. Sejumlah warga dan pedagang setempat terlihat panik berhamburan sambil berusaha menahan gerobak mereka agar tidak terseret angin lebih jauh.

Pohon Tumbang hingga Atap Seng Rumah Terbang

Baca Juga: Tinggal Tunggu Waktu! Manajer Persija Jakarta Kirim Salam Perpisahan dengan Mauricio Souza

Dampak kerusakan akibat angin puting beliung di Tangerang ini juga meluas ke pemukiman warga di dekat jalan utama. Sebuah pohon besar patah dan menimpa pembatas wilayah. Selain itu, sejumlah pohon dan tanaman milik warga ikut rusak dan tumbang.

Suasana kian menegangkan ketika terjangan angin kencang ini sempat menerbangkan atap-atap seng rumah warga. Beberapa lembar seng berukuran besar tampak beterbangan dan berjatuhan di pekarangan serta area jemuran, memicu ketakutan warga akan adanya korban luka.

 

Penjelasan BPBD Kota Tangerang

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, membenarkan adanya insiden angin puting beliung tersebut. Walaupun sempat memporak-porandakan lapak pedagang dan pepohonan, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Kurang lebih begitu (angin puting beliung), tapi syukurnya tidak terlalu besar," ujarnya saat dikonfirmasi JawaPos.com, Selasa (26/5).

Hingga saat ini, pihak BPBD masih terus bersiaga dan memantau apakah ada wilayah lain yang ikut terdampak cuaca ekstrem ini.

Baca Juga: Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap dengan Tata Caranya

"Sementara yang termonitor di lokasi tersebut, Larangan Indah, ditempat lain belum ada laporan. Beberapa lapak pedagang disekitar lokasi yang trdampak, yang lain masih dalam pengecekan bersama rekan-rejan kewilayahan," katanya.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk sementara waktu menghindari kawasan Jalan Swadaya Raya. Hal ini dilakukan guna menghindari risiko terkena puing bangunan atau material seng yang masih rawan terjatuh dari atas rumah.

EDITOR: Bintang Pradewo