← Beranda
Jabodetabek Dikepung Hujan Ekstrem 5 Hari Ke Depan, Ini Daftar Wilayah yang Masuk Status Siaga!
Ryandi ZahdomoSenin, 25 Mei 2026 | 18.15 WIB
Ilustrasi hujan ekstrem. (Antara/BMKG)

JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Warga diminta memperketat kewaspadaan karena potensi hujan lebat hingga sangat lebat diprediksi bakal mengguyur wilayah ini selama lima hari ke depan, mulai 24 hingga 28 Mei 2026.

Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor mengintai sejumlah titik, terutama bagi wilayah yang masuk dalam status Siaga dan Waspada.

Berikut adalah detail lengkap peta sebaran wilayah terdampak dan tingkat ancaman cuaca ekstrem di Jabodetabek selama lima hari ke depan.

Baca Juga: Ada Ritual Kasada Suku Tengger, Wisata Gunung Bromo Ditutup 30 Mei - 2 Juni 2026

Peta Wilayah Siaga dan Waspada pada 24–25 Mei 2026

Berdasarkan data grafis BMKG, puncak area terdampak dengan status Siaga (Hujan Terdampak Lebat - Sangat Lebat) terkonsentrasi pada Minggu, 24 Mei 2026 dan Senin, 25 Mei 2026.

Pada 24 Mei 2026, wilayah yang masuk dalam Status Siaga meliputi:

- Kota Tangerang Selatan

- Kota Tangerang

- Kabupaten Tangerang

- Jakarta Barat

- Jakarta Timur

- Jakarta Selatan

Sementara itu, wilayah Jabodetabek lainnya berada di bawah Status Waspada (Hujan Sedang - Lebat), yaitu Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok.

Memasuki 25 Mei 2026, area Status Siaga mulai bergeser dan menyusut ke wilayah Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. 

Sebaliknya, wilayah Kota Tangerang dan Jakarta Barat turun menjadi Status Waspada bersama dengan wilayah utara dan pusat ibu kota lainnya.

Reda di Akhir Mei, Status Awas Nihil

Kabar baiknya, intensitas hujan ekstrem diproyeksikan mulai melandai menjelang akhir Mei. Pada Selasa, 26 Mei 2026, sudah tidak ada lagi wilayah Jabodetabek yang menyandang status Siaga. Hanya tersisa Status Waspada di area Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, dan Kota Depok.

Bahkan pada tanggal 27 dan 28 Mei 2026, BMKG mencatat status ancaman hujan lebat maupun angin kencang di seluruh wilayah Jabodetabek sudah Nihil. Begitu pula dengan tingkat ancaman tertinggi atau Status Awas (Hujan Sangat Lebat - Ekstrem) yang dipastikan Nihil di sepanjang periode 24–28 Mei 2026.

Potensi Dampak Bencana yang Mengintai

Masyarakat diimbau tidak meremehkan status peringatan ini. BMKG membagi dua level dampak yang mungkin terjadi akibat guyuran hujan lebat kali ini:

- Potensi Dampak Level Waspada: Risiko bencana hidrometeorologi berupa genangan, luapan air sungai, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.

- Potensi Dampak Level Siaga: Risiko bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, dan longsor yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, layanan publik, hingga kerusakan infrastruktur.

Pihak BMKG juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menghadapi situasi ini untuk menekan tingkat risiko di lapangan.

"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem. Jika Sobat melihat atau terdampak bencana di sekitar, mari bergotong royong dengan melaporkannya melalui bit.ly/laporbencanabot Laporan Sobat akan sangat membantu menjaga keselamatan bersama dan mengurangi risiko bencana," tulis BMKG melalui media sosial resminya.

Masyarakat juga disarankan memantau perkembangan situasi genangan atau banjir secara real-time melalui situs PetaBencana.id atau mengakses pembaruan cuaca tingkat kelurahan lewat aplikasi InfoBMKG.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah