← Beranda
Bukan Begal! Ini Fakta Asli Video Viral Pria Bersimbah Darah di Grogol Petamburan
Ryandi ZahdomoJumat, 22 Mei 2026 | 05.06 WIB
Gunawan, 33, pria yang viral di media sosial akibat bersimbah darah di kawasan Tomang, Jakarta Barat, kembali kerumah. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Sebuah video viral yang menarasikan korban begal bersimbah darah di Grogol Petamburan, Jakarta Barat sempat menggegerkan media sosial. Namun, fakta sebenarnya akhirnya terungkap langsung dari mulut korban.

Pria bernama Gunawan, 33, menegaskan bahwa dirinya bukanlah korban pembegalan, melainkan korban pembacokan brutal yang dipicu oleh motif cemburu buta.

Kronologi Pembacokan Brutal di Kamar Kontrakan

Peristiwa mencekam ini terjadi pada Rabu (20/5) malam di Jalan Tomang Mandala, Grogol Petamburan. Tragisnya, Gunawan diserang secara membabi buta saat dirinya sedang terlelap.

Pelaku yang merupakan suami dari rekan kerja korban, mendobrak pintu kamar dan langsung melayangkan senjata tajam jenis celurit.

Baca Juga: Kedok Manajer Palsu! Imigrasi Jakarta Barat Ciduk 4 WNA Tiongkok Pelaku Penipuan Online

"Posisi saya lagi tidur. Dia tendang pintu. Udah, tendang. Langsung dia bacok-bacok saya pake celurit itu," ujarnya, Kamis (21/5).

Bercak darah segar bahkan masih membekas jelas di tembok kontrakan korban. Gunawan menerima sekitar 9 kali sabetan celurit yang mengenai tubuh, leher, hingga kepalanya.

Dalam kondisi terluka parah, korban berhasil memanfaatkan kelengahan pelaku untuk meloloskan diri dan berlari sejauh 100 meter ke arah jalan raya demi mencari bantuan.

"Saya coba melawan di dalam kamar. Kan dia bacok-bacok saya di dalam kamar. Saya melawan sedikit pas dia lengah, saya lari sambil minta pertolongan. Cuman kan orang-orang enggak berani, ya kan," ujarnya.

Di jalan raya itulah, warga yang melihat Gunawan bersimbah darah langsung merekamnya dan menyebarkan video tersebut dengan narasi keliru sebagai aksi pembegalan.

Motif Asmara dan Cemburu Buta Jadi Pemicu

Berdasarkan pengakuan korban, aksi nekat pelaku berakar dari kesalahpahaman yang terjadi sekitar tiga bulan lalu. Istri pelaku diketahui merupakan mantan rekan kerja Gunawan di sebuah restoran. Pelaku diduga terbakar api cemburu karena menilai hubungan keduanya terlalu dekat.

Sebelum pembacokan terjadi, pelaku sempat menantang korban untuk berduel, namun tantangan itu tidak dihiraukan oleh Gunawan yang memilih pulang kampung.

"Pas suaminya cemburu tuh, suaminya istilahnya ngajak ketemuan, ngajak duel sama saya, cuman saya enggak layanin. Waktu itu saya pulang kampung juga, kan. Dia minta ketemuan, posisi saya lagi di kampung sekitar sebulan," kata Gunawan.

Baca Juga: Pemerintah Perpanjang WFH Dua Bulan Ke Depan Airlangga Klaim Efektif Tekan Konsumsi BBM

Nahas, sekembalinya Gunawan dari kampung halaman, pelaku datang menyatroni kontrakannya bersama seorang rekan dan langsung melakukan penyerangan brutal. Akibat luka parah yang dideritanya, Gunawan harus menerima 100 jahitan di Rumah Sakit Sumber Waras.

"Satu pelaku itu suami yang teman kerja saya. Saya tahu karena pernah lihat fotonya di medsos. Kalau yang pelaku satunya saya enggak tahu," kata Gunawan.

Polisi Buru Pelaku dan Imbau Warga Bijak Medsos

Menanggapi video viral yang sempat meresahkan warga Jakarta Barat tersebut, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, meminta masyarakat untuk tidak menelan mentah-mentah informasi di media sosial sebelum ada verifikasi resmi.

"Marilah kita lebih bijak dalam menyikapi dan melihat informasi di media sosial supaya bisa memberikan rasa aman dan tenang bagi warga masyarakat," katanya.

"Cek dulu kebenarannya baru di-share. Apabila menemui, melihat, atau mengalami gangguan kamtibmas, silakan hubungi layanan kepolisian 110," sambung Wisnu.

Saat ini, pihak kepolisian telah mengantongi identitas pelaku pembacokan dan tengah melakukan pengejaran intensif.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan