JawaPos.com - Kabar mengenai seorang model berinisial ADV yang diduga menjadi korban pembegalan di pinggir Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tengah menjadi sorotan hangat netizen. Isu ini mendadak viral di media sosial setelah kronologinya dibagikan oleh sebuah akun Threads.
Namun, polisi menemukan sejumlah kejanggalan terkait laporan viral tersebut.
Akun Threads @hmzr39 mengungkap kronologi singkat yang kemudian viral di media sosial ini. Peristiwa tragis ini disebut terjadi pada Sabtu (16/5) sekitar pukul 00.00 WIB. Korban dibegal saat sedang dalam perjalanan pulang menggunakan ojek online setelah menyelesaikan sesi pemotretan.
Dalam narasi yang beredar, ADV dikabarkan mengalami luka bacok serius di bagian kepala hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Tiga Polsek Turun Tangan Cek Lokasi Kejadian
Menanggapi keresahan masyarakat, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha, menyatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim gabungan bersama Polsek Palmerah dan Polsek Grogol Petamburan untuk menyisir lokasi.
Langkah ini diambil karena informasi lokasi yang disebarkan oleh keluarga korban di media sosial dinilai terlalu luas dan kurang spesifik.
Baca Juga: 16 Oleh-Oleh Khas Surabaya yang Enak dan Cocok Dijadikan Buah Tangan untuk Keluarga dan Kerabat
"Jadi yang disebut pinggir jalan tol Kebon Jeruk itu kan panjang, dari mulai di kawasan masuk Tomang sana sampai mau ke Tangerang itu kan masih Tol Kebon Jeruk dibilangnya, jadi kami tiga Polsek menyelidiki bersama-sama," ujar Aqsha, Senin (18/5).
Aqsha menambahkan, wilayah pinggir tol tersebut mencakup beberapa yurisdiksi polsek yang berbeda.
"Kalau wilayah pinggir tol itu bukan cuma Kebon Jeruk saja, tapi ada juga wilayah Palmerah di sisi Jalan Arjuna Selatan dan ada juga wilayah Grogol Petamburan di sisi Jalan Arjuta Utara. Sampai saat ini kami belum tahu di sisi mana laporan kejadian ini terjadi dan masih penyelidikan juga," terangnya.
Polisi Sebut Nama Korban Tidak Terdaftar di Rumah Sakit
Kejanggalan terendus saat polisi melakukan verifikasi langsung ke fasilitas kesehatan yang disebut sebagai tempat merawat korban. Ketika mendatangi RS Sumber Waras, petugas sama sekali tidak menemukan adanya pasien dengan identitas ADV ataupun pasien dengan luka robek akibat senjata tajam di kepala.
"Kami semua kemarin mengecek ke Rumah Sakit Sumber Waras, konfirmasi langsung ke IGD maupun pihak rumah sakitnya, itu tidak ditemukan ada yang atas nama yang bersangkutan datang ke sana, ataupun pasien yang menderita luka bacokan apa segala macam, tidak ditemukan," ucap Aqsha.
Pernyataan senada juga disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. Pihak Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pengecekan berkala sudah dilakukan secara menyeluruh.
"Kami juga mendatangi Rumah Sakit Sumber Waras untuk memastikan kebenarannya. Dari hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan data pasien atas nama yang disebutkan dalam unggahan tersebut dalam kurun waktu satu bulan terakhir," ucap Budi.
Hingga saat ini, polisi belum menerima laporan resmi dari pihak korban maupun keluarganya. Upaya petugas untuk menghubungi pemilik akun Threads yang memviralkan kisah ini pun belum membuahkan hasil karena tidak ada respons sama sekali.
Guna mengusut tuntas kebenaran informasi ini, Polsek Kebon Jeruk kini telah melimpahkan penelusuran digital kepada tim siber Polres Metro Jakarta Barat. Kepada pihak korban atau siapa pun yang memiliki informasi valid diimbau untuk segera datang ke kantor polisi.
"Saat ini informasi tersebut masih dalam tahap verifikasi lebih lanjut, sehingga belum dapat dipastikan kebenarannya," imbuh Budi.