← Beranda
Viral! Perempuan Dikejar dan Dianiaya di Palmerah saat Hendak Jadi Saksi Sidang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Tazkia Royyan HikmatiarMinggu, 10 Mei 2026 | 17.29 WIB
Video dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, viral di media sosial (istimewa)

 

JawaPos.com-Video dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, viral di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi saat korban hendak memberikan kesaksian dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua perempuan berlari masuk ke area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kawasan Palmerah. Seorang perempuan berkaus abu-abu tampak berlari sambil menoleh ke belakang, diduga menghindari kejaran perempuan lain yang mengenakan atasan krem dan celana hitam.

Pada rekaman lain, keduanya terlihat menuju area parkir mobil. Perempuan yang mengejar kemudian diduga menarik rambut korban hingga memicu keributan. Sejumlah warga di lokasi akhirnya melerai insiden tersebut.

Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora membenarkan adanya laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut. Peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa, 31 Maret 2026, di sebuah SPBU dekat PN Jakarta Barat.

“Iya benar, itu kejadian bulan Maret kemarin. Saat ini korban sudah membuat laporan polisi dan sudah dilakukan pemeriksaan oleh anggota,” ujar Gomos saat dikonfirmasi, Minggu (10/5).

Korban diketahui berinisial NM, 35, sedangkan perempuan yang dilaporkan berinisial GS. Kasus itu telah tercatat dalam laporan polisi bernomor STTLP/B/2224/III/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.

Berdasarkan laporan korban, insiden bermula ketika dirinyq akan menjadi saksi dalam sidang perkara nomor 72/PIB.B/2026/PN.Jkt.Brt di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Saat keluar dari ruang sidang, korban mengaku tiba-tiba dikejar oleh terlapor.

Karena merasa terancam, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju SPBU yang berada di samping gedung pengadilan. Namun, korban tetap berhasil dikejar dan diduga mengalami tindak kekerasan.

Polisi menyatakan saat ini proses penyelidikan masih berlangsung. Sejumlah pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan penganiayaan tersebut.

Baca Juga: Benarkah Erin Banting Handphone ART Setelah Terjadi Penganiayaan dan Barang-barang Ditahan?

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan pihaknya masih mengecek laporan dan mengumpulkan keterangan terkait kejadian yang viral di media sosial itu. “Saya cek laporannya,” kata Arfan singkat. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan