← Beranda
Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Apartemen Mediterania Tower C, Belasan Penghuni Sesak Napas, Ini Daftar Korbannya
Ryandi ZahdomoKamis, 30 April 2026 | 19.16 WIB
Kebakaran hebat terjadi di Apartemen Mediterania Tower C, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (30/4). (Instagram)

JawaPos.com - Kebakaran hebat terjadi di Apartemen Mediterania Tower C, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (30/4). Insiden ini diduga dipicu oleh gangguan pada sistem kelistrikan di area basemen.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.31 WIB. Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat dengan mengerahkan 20 unit mobil pemadam ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api dan mencegah perambatan lebih luas.

Berdasarkan laporan lapangan, titik api berasal dari panel listrik yang berada di lantai 1 basemen apartemen. Suara alarm kebakaran yang nyaring sempat membuat penghuni panik sebelum akhirnya petugas keamanan melaporkan kejadian tersebut ke pos pemadam terdekat.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Cancer Jumat, 1 Mei 2026: Emosi Menguat, Keuangan Perlu Diwaspadai

"Menurut keterangan bapak Ajis petugas safety apartemen telah terjadi konsleting listrik di bagian panel lt. 1 basemen kemudian alarm pemadam berbunyi dan petugas melaporkan ke pemadam terdekat," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, Kamis (30/4).

Isnawa mengatakan, proses pendinginan telah dilakukan sejak pukul 09.26 WIB. Fokus utama petugas saat ini adalah mengeluarkan sisa-sisa asap yang masih terjebak di dalam ruangan apartemen.

Dampak dari kebakaran ini, sejumlah penghuni harus mendapatkan perawatan medis serius. Tercatat sebanyak 19 orang berhasil dievakuasi, yang terdiri dari 11 perempuan dan 8 laki-laki.

Mayoritas korban mengalami sesak napas akibat menghirup asap pekat (inhalasi). Beberapa di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk penanganan darurat.

Baca Juga: Trump Tolak Proposal Iran untuk Buka Kembali Selat Hormuz

Data Korban Rujukan:

- Grace (26): Keluhan sesak napas, dirujuk ke RS Pelni.

- Anton (37): Keluhan sesak napas, dirujuk ke RS Pelni.

- Baniati (68): Mengalami fraktur (patah tulang) tangan kiri, dirujuk ke RS Pelni.

- Dua orang lainnya telah dirujuk ke RS Royal Taruma (identitas dalam pendataan).

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dari BPBD, Damkar, Polsek, hingga relawan masih bersiaga di lokasi. Total kerugian materil akibat peristiwa ini masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang.

EDITOR: Bintang Pradewo