← Beranda
Resmikan UMB Store dan Hall Badminton, Dorong Ekosistem Wirausaha dan Karakter Mahasiswa
Dinarsa KurniawanRabu, 29 April 2026 | 20.42 WIB
Rektor UMB Prof. Dr. Andi Adriansyah, M. Eng, berbicara pada pembukaan UMB Store dan peresmian hall badminton. (Istimewa)

 

JawaPos.com-Dua fasilitas baru, yakni UMB Store dan Hall Badminton, resmi dibuka pada Selasa, 28 April 2026.

Peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan universitas serta pengurus Yayasan Menara Bhakti. Rektor UMB Prof. Dr. Andi Adriansyah, M. Eng, menegaskan bahwa kehadiran UMB Store merupakan bagian dari strategi kampus dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan.

“Melalui launching ini, kami ingin menciptakan ekosistem kewirausahaan yang tidak hanya menghasilkan pelaku usaha, tetapi juga membentuk karakter, daya saing, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, UMB Store diharapkan menjadi katalis lahirnya generasi “MercuPreneur”, yakni wirausahawan muda yang mampu berkembang dan memberikan dampak nyata bagi ekonomi kreatif Indonesia.

Lebih jauh, Andi menekankan bahwa ukuran kebesaran sebuah perguruan tinggi tidak hanya dilihat dari luasnya kampus, tetapi dari kekuatan komunitas yang terbangun di dalamnya. Menurutnya, interaksi yang terjadi di berbagai ruang kampus menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter mahasiswa.

“Badminton Hall adalah ruang di mana nilai-nilai yang tidak bisa diajarkan di dalam kelas akan tumbuh secara alami: disiplin, kerendahan hati dalam kekalahan, kebesaran jiwa dalam kemenangan, dan semangat yang pantang padam,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Hall Badminton selain sebagai sarana olahrga juga menjadi ruang pembentukan karakter mahasiswa agar lebih tangguh menghadapi kehidupan nyata.

Pandangan serupa disampaikan Anggota Pembina Yayasan Menara Bhakti, Rindangsari Kurniawati. Ia menilai peresmian dua fasilitas adalah bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan pendidikan.

“Bahwa kami sungguh-sungguh menyiapkan generasi, lebih dari membangun gedung saja,” tegasnya.

Rindangsari juga menyoroti pentingnya lingkungan sebagai faktor utama dalam pengembangan potensi mahasiswa. Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ekosistem yang mendukung pertumbuhan tersebut.

“Potensi individu tidak berkembang tanpa lingkungan yang mendukung. Kita tidak bisa meminta mahasiswa bertumbuh, sementara kita tidak menyiapkan tanahnya. Inilah tanah itu,” imbuhnya.

Peresmian UMB Store dan Hall Badminton ini sejalan dengan tren penguatan ekosistem kampus di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Saat ini, kualitas pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh lingkungan fisik dan sosial yang mendukung perkembangan mahasiswa secara holistik. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan