JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menerima Piagam Penghargaan Prestasi Pemerintah Daerah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Senin (27/4).
Penghargaan ini merupakan hasil dari Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2025. Dalam penilaian tersebut, Pemprov DKI meraih skor 3,6762, yang menempatkan ibu kota dalam kategori kinerja tinggi.
Pencapaian ini diapresiasi langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno. Ia menerima piagam tersebut di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, bertepatan dengan perayaan Hari Otonomi Daerah ke-30.
Rano menegaskan bahwa raihan ini bukanlah hasil kerja perorangan, melainkan buah kolaborasi lintas sektor.
"Ini hasil kerja bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI Jakarta sehingga kami dapat mempertahankan prestasi ini. Mudah-mudahan bisa terus dijaga pada tahun-tahun berikutnya," ujar Rano Karno.
Lebih lanjut, Rano berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan efektivitas pelayanan publik di Jakarta.
"Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan terus menjaga kinerja pemerintahan yang akuntabel, responsif, dan berdampak langsung bagi warga, sejalan dengan semangat otonomi daerah dan arah pembangunan nasional," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi kepada 29 kepala daerah yang hadir. Menurutnya, kepala daerah yang berprestasi adalah mereka yang mampu mengubah tantangan menjadi peluang melalui inovasi nyata.
"Para kepala daerah hari ini menunjukkan bahwa di balik retorika ada angka-angka yang bermakna, mulai dari kinerja pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, hingga pengangguran terbuka, yang dirasakan langsung oleh warga," ucap Bima Arya.
Pemprov DKI Jakarta menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Balai Kota DKI Jakarta, yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto.
Dalam amanatnya, Uus menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mencapai target pembangunan nasional.
"Tema Hari Otonomi Daerah 2026, ‘Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita’, mencerminkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal secara optimal, dengan tetap bersinergi dengan pemerintah pusat," kata Sekda Uus.
Ke depan, ryan