← Beranda
9 Korban Laka Kereta di Bekasi Dirawat di Primaya Hospital Bekasi Timur, Ini Daftarnya
Tazkia Royyan HikmatiarSelasa, 28 April 2026 | 18.40 WIB
Basarnas berkonsentrasi penuh melakukan pemotongan badan gerbong kereta untuk mengevakuasi sejumlah penumpang KRL yang masih terjepit. (ANTARA)

 

JawaPos.com - Total sebanyak sembilan korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) kemarin dirawat di Rumah Sakit Primaya Bekasi Timur. Korban ada yang dirawat inap maupun hanya rawat jalan.

"Ada sembilan pasien (korban laka kereta) yang ditangani di Primaya Hospital Bekasi Timur," ujar Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur, Dr. dr. Meizar Rizaldi, M.Ked.Klin., MM., MBA., FISQua, saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (28/4).

Adapun korban yang dirawat bermacam-macam meski kebanyakan merupakan pegawai KAI yang turut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Berikut adalah data lengkapnya.

Data korban rawat inap

1. Ny. Qonita Qurroti Ain - Penumpang
2. Nn. Ahlana Sabrina Rinaldi - Penumpang
3. Nn. Dinda Aulia Savir - petugas KAI
4. Nn. Sabrina Nity Sahara - petugas KAI
5. ⁠Nn. Adhe Jessica Tri Armand - petugas KAI

Sisanya, 3 Rawat Jalan dan 1 minta pulang atas permintaan sendiri

1. Tn. Vebrian Paratama Wahyuda - Penumpang
2. ⁠Nn. Asiska Ainur Rohma - petugas KAI
3. Tn. Rizky Mardianto Setiawan - petugas KAI
4. Tn. Bayu Kurniawan - petugas KAI

"Terdapat 1 korban lagi tetapi masih otw," pungkas dr. Meizar.

Sebelumnya, kecelakaan kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL pada Senin malam (27/4). Insiden itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

Salah satu informasi yang diterima oleh awak media menyebutkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan KRL atau commuter line lintas Bekasi dan kereta api jarak jauh. Dari berbagai foto dan video yang beredar, tampak beberapa gerbong hancur dan evakuasi korban masih berlangsung.

”Info lintas Daop 1 Jakarta: Terima info JPL 85 PLB 5181 tertemper mobil. Kemudian ka 4 melintas langsung Bekasi oleh PPKP sudah diinstruksikan untuk berhati-hati dikarenakan di jalur hilir terjadi temperan dan didepannya PLB 5568a,” bunyi informasi tersebut.

Baca Juga: Prihatin Kecelakaan Kereta di Bekasi, DPR Imbau Pemerintah Segera Selesaikan Perlintasan Sebidang

Namun demikian, kecelakaan tidak terhindarkan. KRL yang tengah berhenti karena menemper mobil diseruduk dari belakang oleh kereta jarak jauh. Kecelakaan itu mengakibatkan bagian ujung belakang KRL hancur.

 

EDITOR: Kuswandi