← Beranda
Perluas Akses Pendidikan, Pemprov DKI Anggarkan Rp 253 M untuk 103 Sekolah Swasta Gratis
Ryandi ZahdomoMinggu, 26 April 2026 | 03.47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

 

 

 

 

JawaPos.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menambah program sekolah swasta gratis. Langkah itu dilakukan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh masyarakat di ibu kota.

Berdasarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 312 Tahun 2025, sebanyak 103 sekolah swasta resmi ikut program tersebut. Pemprov DKI menyiapkan anggaran Rp 253.625.139.600 untuk menyukseskan kebijakan tersebut.

 

Rincian Sekolah dan Skema Pendanaan

Program pendidikan gratis mencakup jenjang SD, SMP, SMA/SMK hingga SLB yang tersebar di lima wilayah kota administrasi. Pendanaan sudah diatur agar tepat sasaran dan efektif.

- Penerima Lanjutan: Sebanyak 40 sekolah swasta mendapat dukungan pendanaan selama 12 bulan penuh. Pendanaan berlaku mulai Januari sampai Desember 2026.

- Penerima Baru: Sebanyak 63 sekolah swasta dapat pendanaan selama 6 bulan. Waktu pendanaan mulai Juli sampai Desember 2026.

 

Harapan Gubernur untuk Generasi Penerus di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tegaskan kebijakan ini untuk memastikan anak Jakarta dapat pendidikan layak. Terutama bagi anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

"Jakarta secara sungguh-sungguh mulai mengalokasikan anggaran untuk sekolah swasta gratis. Mudah-mudahan, apa yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dapat memutus rantai ketidakberuntungan dalam keluarga kurang mampu," ujar Pramono Anung, Sabtu (26/4).

Baca Juga: Anggaran Dipotong Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Batalkan Target 258 Sekolah Swasta Gratis di 2026 

Bantuan Pendidikan Lainnya Tetap Berjalan

Selain menggratiskan biaya sekolah swasta, Pemprov DKI pastikan program bantuan lain tidak berhenti. Dukungan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan program pemutihan ijazah tetap berjalan.

Gubernur Pramono pun memberikan apresiasi ke semua pihak sekolah dan siswa yang mendukung program tersebut. ’’Harapannya, agar kebijakan ini menjadi fondasi lahirnya generasi Jakarta lebih maju dan berdaya saing tinggi,’’ ungkap dia. (*)

 

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan