← Beranda
Jakarta Padam Massal, PLN Pastikan Imbas Gangguan Suplai Listrik
R. Nurul Fitriana PutriKamis, 23 April 2026 | 21.07 WIB
Ilustrasi petugas PLN saat melakukan penggantian Miniature Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter pelanggan yang melakukan tambah daya listrik. (Istimewa)

 

JawaPos.com - PT PLN (Persero) memastikan bahwa pemadaman listrik yang terjadi massal di Jakarta, pada hari ini Kamis (23/4) disebabkan oleh adanya gangguan suplai.

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, mengatakan saat ini PLN tengah fokus melakukan upaya penormalan agar listrik bisa kembali pulih secepatnya.

"Terjadi gangguan suplai listrik yang berdampak di beberapa wilayah Jakarta. PLN fokus lakukan upaya penormalan," kata Haris Andika dalam keterangan resmi, Kamis (23/4).

Ia meminta kepada masyarakat untuk bisa memantau proses pemulihannya melalui aplikasi PLN Mobile hingga contact center PLN 123.

"Untuk update kondisi layanan kelistrikan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center PLN 123," tukasnya.

Baca Juga: Listrik Jakarta Padam Saat UTBK Bikin Warga Kecewa Berat, PLN: Kami Perbaiki Sambil Cari Tau Penyebabnya

Sebelumnya, listrik di sejumlah wilayah di Jakarta terdampak pemadaman massal. Berdasarkan pantauan JawaPos.com, pemadaman juga terjadi di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Pemadaman listrik terjadi sekitar pukul 10.30 siang bersamaan dengan agenda Konferensi Pers terkait dengan capaian realisasi investasi Kuartal I-2026 yang sedang berlangsung.

Saat itu, pemaparan dari Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti terpaksa berhenti sebentar lantaran listrik yang mendadak mati dan membuat ruangan Auditorium Nusantara menjadi gelap.

Kendati demikian, pemadaman itu tidak terjadi lama. Pasalnya, tidak sampai 5 menit setelahnya, Amalia sudah langsung bisa melanjutkan paparannya di hadapan para tamu undangan dan awak media.

Turut hadir dalam acara tersebut, yakni Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani dan Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

EDITOR: Sabik Aji Taufan