JawaPos.com – Jakarta mengalami pemadaman listrik masif hari ini, Kamis (23/4). Gangguan suplai listrik yang terjadi sejak siang hari ini memicu gelombang protes dari warga, terutama karena bertepatan dengan momen krusial pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Pantauan di media sosial menunjukkan kepanikan masyarakat, mengingat durasi gangguan yang dirasa cukup mengganggu aktivitas harian, mulai dari transportasi umum hingga akses ujian bagi para calon mahasiswa.
Penjelasan Resmi PLN
Merespons situasi ini, PT PLN (Persero) langsung bergerak melakukan penormalan sistem. Haris Andika, Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, memastikan tim teknis sedang berada di lapangan.
"PT PLN (Persero) tengah bergerak melakukan pemulihan pada sistem kelistrikan dari gangguan yang terjadi di sebagian wilayah Jakarta sejak pukul 10.25 WIB," ujar Haris, Kamis (23/4).
Ia menambahkan, upaya pemulihan dilakukan secara menyeluruh, baik dari pusat kendali maupun penanganan langsung di lokasi.
"Secara bertahap, proses penormalan pasokan listrik dilakukan PLN baik di sistem kontrol maupun di lapangan, sejak awal terjadi gangguan. Tim teknis kami saat ini sedang melakukan penanganan intensif untuk memulihkan keseluruhan sistem kelistrikan," jelasnya.
Haris juga menekankan bahwa PLN tengah menelusuri akar penyebab gangguan tersebut. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan memantau kanal informasi resmi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123 agar tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak valid.
Kekecewaan Warganet Memuncak
Sebelum penjelasan resmi keluar, keluhan netizen sudah tumpah ruah di platform X (sebelumnya Twitter). Banyak warga mempertanyakan komitmen keandalan listrik di Jakarta.
Salah satu pengguna, @firdinata, meluapkan kekesalannya. "Katanya surplus sekian juta mega watt.. tapi mati lampu se-Jakarta, padahal udah monopoli.. keren emang PLN," ungkapnya.
Keluhan serupa datang dari wilayah penyangga, salah satunya Tangerang. Akun @ANDROKEREN menanyakan status kelistrikan di daerahnya. "PLN Karawaci Baru Kota Tangerang kenapa mati?," tulisnya.
UTBK Terganggu, Peserta Ujian Khawatir
Dampak yang paling disorot warganet adalah terganggunya pelaksanaan UTBK. Situasi di beberapa lokasi ujian, seperti area Rawamangun dan UNJ, dilaporkan cukup kacau.
"Kasian bgt yg lagi utbk, rawamangun mati lampu," tulis akun @malikhylzkrn.
Baca Juga: Dugaan Penipuan Rekrutmen OS Pemkot Surabaya, Polisi Periksa Eks Camat Pakal
Hal ini diamini oleh @butirandirt yang menyebut kondisi di lokasi ujian tidak kondusif. "Chaos bgt jir rawamangun mati lampu, lg ada utbk, gabisa tap-in tj," katanya.
Banyak netizen yang menyuarakan kekhawatiran atas nasib peserta ujian. Akun @rezeproperty menyoroti dampak nyata bagi pelajar: "KOCAK BANGET UNJ SEKAMPUS MATI LISTRIK?? EY YANG UTBK GIMANAAAA ITU," terangnya.
"Mati listrik se jakarta jd kebayang ini yg utbk gimana an**** ya," tambah akun @dooreemiifaaa.
Hingga saat ini, proses pemulihan masih berlangsung. Warga diharapkan bersabar sambil menunggu pasokan listrik kembali normal sepenuhnya.