← Beranda
Viral Maling Motor di Cipayung, Empat Pelaku Nyamar Jadi Pemulung
Ryandi ZahdomoRabu, 22 April 2026 | 21.12 WIB
Ilustrasi Curanmor. (Dok/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Aksi pencurian sepeda motor dengan modus operandi yang kian nekat terekam kamera CCTV di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (19/4). Komplotan pelaku yang berjumlah empat orang ini tertangkap kamera menyamar sebagai pengumpul barang rongsokan untuk melancarkan aksinya.

Dalam rekaman yang viral di media sosial, para pelaku tampak memantau situasi secara detail sebelum mengeksekusi target. Mereka membawa gerobak yang dimodifikasi untuk mengangkut barang curian dengan santai di siang bolong.

Para pelaku diduga telah memetakan target sebelumnya. Motor jenis Supra lawas yang terparkir di halaman rumah warga menjadi sasaran empuk karena tidak dikunci stang, mengingat kendaraan tersebut rutin digunakan pemiliknya untuk menarik gerobak sampah.

Baca Juga: Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Tak Muncul, Demo Ribuan Mahasiswa dan Masyarakat Berakhir Ricuh

Setelah memastikan situasi aman, salah satu pelaku masuk ke pekarangan rumah korban dan membawa motor tersebut keluar. Keempatnya kemudian kompak menggotong motor curian itu ke atas gerobak rongsokan dan segera melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kesaksian Korban: Pelaku Diduga Sudah Memantau

Sarah, pemilik sepeda motor yang menjadi korban, menduga bahwa para pelaku bukanlah orang asing yang kebetulan lewat. Ia meyakini komplotan tersebut sudah sering mondar-mandir di lingkungannya untuk memetakan situasi dan mengetahui waktu-waktu lengah warga.

Baca Juga: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Kunker ke Tiga Negara; Tiongkok, Korea, dan Jepang

"Kalau dia enggak sering lewat sini, mana tahu dia di sini (halaman rumahnya) ada motor," ungkap Sarah, Rabu (22/4).

Peristiwa ini menambah daftar panjang aksi kriminalitas di wilayah Lubang Buaya. Sarah mengungkapkan, kehilangan kendaraan bermotor sudah menjadi keresahan bagi warga setempat. Sebelumnya, warga lain juga sempat kehilangan motor matic, namun hingga kini kasusnya belum menemui titik terang.

Ia pun menyoroti minimnya pengawasan dan kelengahan lingkungan sebagai celah bagi para pelaku kejahatan.

"Kalau itu kejadiannya pagi-pagi banget, maling mah kalau beraksi kan kalau enggak ada warga sama polisi. Maling kan gitu," tegasnya.

Saat ini, kasus pencurian tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Cipayung. Warga berharap pihak kepolisian segera bertindak cepat untuk meringkus para pelaku agar tidak ada korban lagi di kemudian hari.

Sarah berharap lingkungan tempat tinggalnya bisa kembali aman dan kondusif, mengingat tingkat kerawanan yang fluktuatif di wilayah tersebut.

"Kalau ramai di sini mah ramai, kalau lagi sepi ya sepi," imbuhnya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan