JawaPos.com-Sebanyak lima orang yang merupakan satu keluarga ditemukan tewas setelah rumah mereka di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Jakarta Barat, ludes terbakar pada Jumat (17/4) dini hari.
Kebakaran maut ini terjadi saat para korban tengah terlelap. Diduga kuat, mereka tidak sempat menyelamatkan diri karena pekatnya asap yang memenuhi seluruh ruangan.
Berdasarkan investigasi awal, api bukan berasal dari dalam rumah, melainkan dari instalasi luar. Percikan api diduga muncul akibat arus pendek pada tiang listrik yang berada tepat di depan kediaman korban.
Perwira Piket Sudin Damkar Jakarta Barat, Abdul Syukur, memberikan konfirmasi terkait kondisi para korban di lokasi kejadian. "Korbannya lima orang satu keluarga. Mereka terjebak asap," ujar Syukur.
Ia menjelaskan, api menjalar dengan sangat cepat. "Yang terbakar rumah tinggal. Api diduga dari korsleting listrik di tiang listrik dan langsung masuk ke rumah," tambahnya.
Kendala Evakuasi: Rumah Terkunci dan Berteralis
Tim pemadam kebakaran sebenarnya sudah bergerak cepat menuju lokasi. Namun, upaya penyelamatan terhambat oleh kondisi keamanan rumah yang sangat rapat.
Pagar yang digembok dari dalam serta pemasangan teralis besi pada jendela membuat petugas kesulitan merangsek masuk untuk mengevakuasi korban yang terjebak di dalam.
"Kesulitannya karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut," ungkap Syukur.
Setelah api berhasil dijinakkan, petugas menyisir puing-puing bangunan dan menemukan kelima korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah satu keluarga tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk keperluan autopsi dan penyelidikan.
Baca Juga: Fakta Persidangan Kebakaran Terra Drone: Sertifikat Laik Fungsi Gedung Ternyata Mati 5 Tahun
Hingga saat ini, pihak kepolisian dan otoritas terkait masih melakukan olah TKP guna memastikan penyebab pasti bencana yang merenggut nyawa satu keluarga itu. (*)