JawaPos.com – Kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) di Jakarta pada Jumat (10/4) berdampak pada okupansi transportasi publik.
LRT Jabodebek mencatat jumlah pengguna LRT turun sebesar 10 persen di hari pertama penerapan WFH.
"Penurunan volume pengguna LRT Jabodebek ini merupakan dampak langsung dari kebijakan kerja WFH bagi ASN, khususnya pada jam sibuk," ujar Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (11/4) sebagaimana dilansir dari Antara.
Pada Kamis (9/5), KAI tercatat melayani 118.505 pengguna LRT Jabodebek. Sementara itu pada Jumat (10/4), tercatat 106.301 pengguna LRT Jabodebek. Turun 12.204 pengguna atau sekitar 10 persen.
Baca Juga: Hari Pertama WFH: ASN di Surabaya Wajib Absen 3 Kali, Mangkir Bisa Dipecat
Berdasar data, penurunan volume pengguna terbanyak terjadi di stasiun di dekat kompleks perkantoran maupun stasiun integrasi.
Di Stasiun Kuningan terjadi penurunan sebesar 2.246 pengguna, dari 12.530 pengguna pada Kamis (9/4), menjadi 10.284 pengguna pada Jumat (10/4).
Kemudian, Stasiun Dukuh Atas mengalami penurunan sebanyak 1.095 pengguna, dari 16.954 pengguna pada Kamis (9/4), menjadi 15.859 pengguna pada Jumat (10/4).
Stasiun ketiga yang mengalami penurunan volume terbanyak adalah Stasiun Rasuna Said, dengan penurunan penumpang sebanyak 1.052 orang. Dari 7.621 pengguna pada Kamis (9/4), menjadi 6.659 pengguna pada Jumat (10/4).
Radhitya menyampaikan bahwa penurunan pengguna terjadi pada stasiun yang berdekatan dengan kantor pemerintahan.
Baca Juga: Tak Terimbas WFH, KPK Tetap Panggil Saksi Kasus Dugaan Korupsi Secara Tatap Muka
Seperti di stasiun Kuningan, Setiabudi, Rasuna Said, Cikoko, Pancoran, dan stasiun lainnya.
Meski demikian, tambahnya, untuk melayani pengguna LRT Jabodebek agar tetap optimal, pada Jumat (10/4), KAI tetap mengoperasikan pola weekday dengan 430 perjalanan LRT Jabodebek.
Seluruh fasilitas stasiun dan petugas LRT Jabodebek tetap disiagakan penuh untuk menjamin kenyamanan pengguna LRT Jabodebek.
KAI berkomitmen untuk terus hadir sebagai solusi transportasi publik yang efisien, tepat waktu, dan terintegrasi.
“KAI akan terus hadir mendukung mobilitas masyarakat, dan memastikan setiap perjalanan LRT Jabodebek mengedepankan aspek keselamatan serta kenyamanan bagi seluruh pengguna,” kata Radhitya.
Baca Juga: Kebijakan WFH Mulai Berlaku Hari Ini, Dirlantas Polda Metro Jaya: Lalu Lintas Jakarta Lebih Lancar