← Beranda
Stasiun KRL JIS Beroperasi Juni 2026, Gubernur Pramono: Kado HUT Jakarta!
Ryandi ZahdomoJumat, 10 April 2026 | 01.44 WIB
Jakarta International Stadium (JIS). (istimewa)

 

JawaPos.com - Pembangunan Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) memasuki babak baru. Infrastruktur vital ini dipastikan menjadi kunci utama dalam mengurai kemacetan sekaligus mempermudah akses warga menuju stadion kebanggaan Jakarta tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan proyek ini berjalan sesuai jadwal. Stasiun JIS ditargetkan rampung pada Mei 2026 dan mulai beroperasi secara penuh pada Juni 2026.

Operasional stasiun ini sengaja dikejar agar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.

"Dengan demikian, ketika perayaan ulang tahun Jakarta berlangsung pada Juni dan kegiatan dipusatkan di JIS maupun Ancol, masyarakat dari berbagai wilayah akan semakin mudah untuk hadir," ujar Gubernur Pramono.

Baca Juga: Paus Leo Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Serukan Dialog di Tengah Konflik yang Masih Membara

Penguatan akses transportasi publik ini juga bertujuan untuk memenuhi standar internasional, termasuk persyaratan ketat dari FIFA. Hal ini memperbesar peluang JIS untuk menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga dan hiburan berskala global di masa depan.

Gubernur Pramono menegaskan bahwa integrasi ini adalah langkah nyata menjadikan Jakarta sebagai kota yang berkelanjutan.

"Saya meyakini masa depan Jakarta ada di kawasan ini. Karena itu, konektivitas terus diperkuat, termasuk melalui pembangunan JPO yang menghubungkan JIS dengan Ancol," tambah Pramono.

Politikus PDIP ini optimis bahwa JIS akan menjadi ruang publik yang inklusif. "JIS adalah kebanggaan Jakarta—stadion bertaraf internasional yang tidak hanya menjadi pusat olahraga, tetapi juga ruang bersama bagi berbagai aktivitas masyarakat," ungkapnya.

Solusi Macet: Angkut Ribuan Orang Sekaligus

Selama ini, akses menuju JIS sering kali terkendala kepadatan lalu lintas di Jalan RE Martadinata. Dengan kapasitas stadion yang mencapai 82.000 penonton, kehadiran kereta Commuter Line dinilai sebagai solusi paling efisien.

Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin menyebut stasiun ini akan menjadi game changer. Lokasinya yang tepat berada di sisi utara stadion memungkinkan penonton dari arah Jakarta Kota maupun Tanjung Priok langsung tiba di titik lokasi.

"KRL mampu mengangkut ribuan penonton secara efisien. Ini sangat krusial, terutama untuk pertandingan dengan kapasitas hingga 82.000 penonton, agar arus keluar-masuk dapat lebih terdistribusi dengan baik," jelas Iwan Takwin.

Baca Juga: Kemenhaj dan Polri Bentuk Satgas Pencegahan Haji Ilegal, Perkuat Pengawasan dan Penindakan 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga merancang kawasan Jakarta Utara ini menjadi simpul Transit Oriented Development (TOD).

Tujuannya adalah menjadikan JIS sebagai multipurpose venue yang aktif sepanjang waktu, tidak hanya saat ada pertandingan bola atau konser musik internasional.

Infrastruktur pendukung lainnya pun sudah mulai terintegrasi, seperti layanan bus Transjakarta, jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sepanjang 466 meter menuju kawasan Ancol hingga koneksi langsung ke jalur KRL Commuter Line eksisting.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan