← Beranda
Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan Polres Jaktim, Ada yang Dicabut Pentil!
Ryandi Zahdomo• Rabu, 1 April 2026 | 05.10 WIB
Penanganan juru parkir liar di kawasan wisata religi Sunan Ampel Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

 

JawaPos.com – Masalah parkir liar di kawasan Jatinegara kembali memicu tindakan tegas. Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur menggelar razia besar-besaran di Jalan Matraman dan Jatinegara pada Selasa (31/3). Hasilnya, puluhan kendaraan kena sanksi mulai dari cabut pentil hingga angkut paksa.

Mirisnya, banyak kendaraan yang nekat parkir sembarangan tepat di depan Mapolres Metro Jakarta Timur. Petugas gabungan pun tidak pandang bulu dalam menertibkan bahu jalan yang sering menjadi titik kemacetan tersebut.

Keterbatasan unit mobil derek tidak menghalangi petugas untuk memberikan efek jera. Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak menuturkan, sebanyak 15 unit mobil terpaksa dicabut pentilnya di lokasi.

Langkah ini diambil sebagai hukuman langsung agar pemilik kendaraan tidak lagi memanfaatkan bahu jalan sebagai lahan parkir pribadi. Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan kendaraan lain yang memakan badan jalan.

"Hasil penindakan sebanyak 10 sepeda motor dan empat mobil diderek," ujar Harlem, Selasa (31/3).

Harlem menegaskan, operasi ini bukan sekadar penertiban sesaat. Pihaknya tengah mengkaji penataan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Matraman demi kenyamanan pengguna jalan.

"Nah, nanti pada saatnya nanti akan kami lihat kondisi lalu lintas yang ada di sini. Kami lakukan akan sebuah penataan-penataan yang memang diperlukan untuk bisa memperlancar dan menata parkir-parkir yang terjadi di sepanjang Jalan Matraman, khususnya di kawasan Jatinegara," tegas Harlem.

Petugas mengingatkan bahwa di sekitar Jatinegara sudah tersedia banyak lahan parkir resmi, seperti di Jatinegara Plaza dan gedung-gedung komersial lainnya. Pengunjung diminta tidak malas berjalan kaki demi menjaga kelancaran lalu lintas.

"Selalu kita sampaikan kepada pengunjung pasar, tamu-tamu polres, tamu-tamu kantor pos, dan juga puskesmas, silakan parkir di tempat yang sudah ditentukan," tuturnya.

Banyaknya kendaraan yang terjaring kali ini disinyalir berkaitan dengan adanya keramaian di sekitar area publik.

"Saat ini kita lihat sekarang memang agak banyak di depan kantor pos (samping Polres Jaktim), karena memang ada kegiatan pembagian bansos. Mudah-mudahan habis pembagian bansos itu juga akan tertata dengan baik sehingga parkirnya juga tidak ada," tambah Harlem.

Operasi pembersihan parkir liar ini melibatkan kekuatan besar dari berbagai unsur, mulai dari Dishub, Satpol PP, hingga TNI-Polri. Sinergi ini dilakukan agar proses penertiban berjalan kondusif.

"Personil dari dishub DKI kita dari disitu 30 orang, dari satpol pp 40 orang, ditambah dengan teman-teman dari jajaran TNI Polri, polisi sebanyak 30 orang juga," imbuhnya.

EDITOR: Estu Suryowati