JawaPos.com - Personel Unit Reskrim Polsek Batuceper menggagalkan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Tangerang. Dua pemuda berinisial M, 18, dan J, 27, diringkus polisi saat kedapatan mendorong motor curian pada dini hari.
Penangkapan ini terjadi di Jalan Darusalam Utara I, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Minggu (29/3) sekitar pukul 03.00 WIB. Keduanya tak berkutik saat tim patroli mobile mencium gelagat mencurigakan mereka.
Kapolsek Batuceper Kompol Gunawan mengungkapkan, penangkapan ini bermula dari laporan warga yang curiga melihat dua orang asing mendorong sepeda motor di jam rawan.
Baca Juga: Rahasia Zodiak Libra: Mengapa Mereka Selalu Santai dan Anti Drama?
"Saat anggota kami melakukan patroli mobile, kami menerima informasi dari warga terkait dua orang yang mencurigakan. Setelah dicek, benar keduanya sedang mendorong sepeda motor dan tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan," ujar Kompol Gunawan, Selasa (31/3).
Setelah dilakukan penggeledahan di lokasi, polisi menemukan "alat tempur" khas komplotan curanmor. Barang bukti berupa kunci letter T, obeng, tang, hingga berbagai kunci palsu ditemukan di tangan pelaku.
Jejak Kejahatan Hingga ke Jakarta Utara dan Lebak
Hasil interogasi sementara mengungkap, kedua pelaku tidak hanya menyasar wilayah Tangerang. Mereka diketahui merupakan pemain lintas wilayah yang sudah beraksi di beberapa titik.
Baca Juga: KPK Duga 8 Biro Haji Raup Keuntungan Ilegal hingga Rp 40,8 Miliar
"Dari hasil interogasi sementara, pelaku juga mengakui pernah melakukan pencurian di wilayah lain, termasuk di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan menjual hasil curian ke wilayah Lebak, Banten," tambah Kompol Gunawan.
Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan dua unit motor, yakni Honda Revo milik pelaku dan Honda Beat milik korban, beserta peralatan kejahatan lainnya sebagai barang bukti kuat di persidangan nanti.
Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk membongkar jaringan yang lebih luas. Polisi menduga ada penadah besar yang menampung motor-motor hasil jarahan kedua pelaku tersebut.
"Kami akan terus mendalami kasus ini, termasuk menelusuri jaringan penadah. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan," tegas Kompol Gunawan.
Senada dengan itu, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, memastikan jajarannya akan memperketat pengamanan di titik-titik rawan kriminalitas.
"Kami akan memastikan dan miningkatkan jajaran kami untuk berpatroli secara intensif di jam-jam rawan guna menekan angka kejahatan, dan segera laporkan setiap gangguan kamtibmas di call center kami 110 layanan gratis bebas pulsa," jelas Kombes Pol. Jauhari.