← Beranda
Sambut 5 Abad Jakarta, Gubernur Pramono Anung Luncurkan Logo Resmi dan Program "Mudik ke Jakarta", Ada Diskon 80 Persen!
Ryandi ZahdomoRabu, 11 Maret 2026 | 15.25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Masria Pane/ Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung beserta jajaran membahas persiapan besar Jakarta menjelang Lebaran 2026 sekaligus menyambut usia emas kota ini yang ke-500 tahun. Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) di Balai Kota pada Selasa (10/3), terdapat tiga agenda utama yang dibahas.

Mulai dari penetapan logo 5 Abad Jakarta, peluncuran program "Mudik ke Jakarta", hingga kesiapan infrastruktur arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah.

"Hari ini, Pemerintah DKI Jakarta mengadakan rapat dengan tiga tema utama, yaitu memutuskan logo 5 Abad Jakarta, program Mudik ke Jakarta, serta antisipasi arus mudik dan arus balik,/ ujar Pramono Anung.

Setelah melalui proses sayembara ketat yang melibatkan partisipasi publik, Pemprov DKI akhirnya mengantongi desain resmi untuk memperingati 5 Abad Jakarta. Dari ratusan karya, terpilihlah satu logo yang akan menjadi identitas visual seluruh kegiatan menuju puncak perayaan pada 22 Juni 2027 mendatang.

Gubernur Pramono meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BUMD segera menggunakan logo ini.

Baca Juga: OJK Manfaatkan Lokapasar Percepat Pengadaan Digitalisasi

"Kami telah memutuskan logo terpilih. Setelah ini saya meminta seluruh OPD, BUMD, dan pejabat di lingkungan Pemerintah DKI Jakarta untuk membantu menyosialisasikan serta menggunakan logo tersebut sebagai identitas kegiatan dalam rangkaian peringatan 5 Abad Jakarta," urainya.

Meski menjadi simbol sejarah baru, logo ini dipastikan tidak menggantikan identitas visual resmi Provinsi DKI Jakarta yang sudah ada.

"Mudik ke Jakarta": Strategi Cuan Saat Kota Lengang

Ada yang berbeda tahun ini. Saat jutaan orang keluar Jakarta, Pemprov DKI justru meluncurkan program "Mudik ke Jakarta". Program ini mengajak masyarakat dari luar daerah untuk berlibur di Jakarta yang sedang lengang dengan tagline menggoda: “Jakarta Lengang, Liburan dan Belanja Senang, Cuan Datang”.

Pramono meyakini momen Lebaran adalah peluang emas bagi sektor pariwisata dan perdagangan di ibu kota.

"Kondisi Jakarta yang lebih lengang justru bisa menjadi peluang ekonomi, khususnya bagi sektor pariwisata dan perdagangan. Mudik ke Jakarta ini adalah program yang baru pertama kali diadakan. Mudah-mudahan masyarakat bisa menikmati program ini," jelasnya.

Sederet promo menggiurkan sudah disiapkan, antara lain:

- Ramadan Sale: Diskon belanja hingga 80% di berbagai mal (4–31 Maret).

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari ke-21: Panduan Waktu Ibadah untuk 11 Maret 2026 di Wilayah Kota Kalimantan Timur

- Event Seru: Hijab Fashion Show di Tanah Abang (12 Maret) dan Festival Eid Mubarak di Bundaran HI (19 Maret).

- Car Free Night: Digelar saat malam takbiran mulai pukul 22.00 WIB di kawasan Bundaran HI.

Kesiapan Mudik Gratis dan Transportasi 24 Jam

Bagi warga yang ingin pulang kampung, Pemprov DKI menambah kuota mudik gratis menjadi 30.774 peserta dengan total 709 bus. Keberangkatan akan dipusatkan di Monas pada 17 Maret 2026.

Terkait mobilitas, Gubernur memastikan Jakarta tetap "hidup" dengan layanan transportasi publik yang prima:

- 2.282 armada bus disiapkan di terminal utama dan bantuan.

- Transjakarta beroperasi 24 jam di 14 koridor BRT.

- Rute Baru: Peresmian Transjabodetabek rute Blok M – Bandara Soekarno-Hatta pada 12 Maret 2026.

Pramono menekankan bahwa keamanan dan kelayakan kendaraan menjadi harga mati. "Semua harus dipersiapkan secara matang agar pelaksanaan mudik dapat berjalan dengan baik," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh peserta mudik gratis harus sudah melalui verifikasi ketat. "Pemudik yang diberangkatkan adalah yang sudah terverifikasi. Jadi tidak ada yang mendadak datang pada hari H," tutupnya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan