← Beranda
Agar Tidak Terulang Jakarta Macet Parah, Pramono Minta Jasa Marga Izin Sebelum Tutup Gerbang Tol Dalam Kota
Bintang PradewoSabtu, 27 September 2025 | 01.49 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau langsung pelayanan kesehatan di RSUD Budi Asih, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (16/9/2025). (Istimewa)

JawaPos.com – Setelah minta bertanggung jawab, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga meminta Jasa Marga untuk izin kepada Pemprov DKI. Utamanya, untuk menutup gerbang tol (GT) dalam kota.

''Saya sudah minta kepada Jasa Marga, kalau akan melakukan itu (penutupan), harus meminta izin kepada DKI Jakarta. Supaya kami juga siap untuk mengatasi (dampak) itu,'' terang Pramono.

Politisi PDI Perjuangan itu mengakui, dampak demo anarkis beberapa waktu lalu menyebabkan beberapa gerbang tol dalam kota di Jakarta rusak. Atas kondisi itu, Jasa Marga juga diakuinya perlu melakukan terhadap berbagai fasilitas yang rusak.

''Kemacetan kemarin itu disebabkan pintu (GT, Red) Semanggi 1 dan 2 dilakukan perbaikan karena ekses dari demo-demo kemarin yang mengalami kerusakan dan sebagainya. Tapi, kalau mau melakukan (perbaikan), ya hari liburlah, gitu ya,'' katanya.

Oleh karena itu, Pramono sangat meyayangkan keputusan Jasa Marga yang melakukan perbaikan saat hari kerja sehingga berdampak terhadap kemacetan parah di beberapa ruas jalan di Jakarta.

''Saya sudah minta kepada dinas perhubungan DKI untuk mengkoordinasikan. Jangan lagi dilakukan ketika jam masyarakat banyak yang sedang bertransportasi, berangkat atau pulang kerja. Kemarin itu kan saat pulang kerja,'' imbuhnya.

Hal itu disampaikan Pramono karena dia tidak ingin ruas jalan yang macetnya parah bertambah di Jakarta.

EDITOR: Bintang Pradewo