JawaPos.com - Pasar Cipulir di Jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terendam banjir hingga setinggi lutut orang dewasa. Genangan air bahkan masuk ke dalam area pasar, memaksa pedagang di lantai satu untuk menutup toko mereka.
Salah satu pedagang, Lidyawati, mengungkapkan bahwa air mulai masuk ke dalam pasar sejak subuh. Begitu menerima laporan, ia segera menuju tokonya untuk menyelamatkan barang dagangannya.
"Tadi pagi air mulai masuk, iya sedengkul," ujar Lidyawati kepada JawaPos.com, Selasa (4/3).
Setibanya di lokasi, ia langsung mengamankan dagangannya yang berupa pakaian dengan menaikkannya ke atas meja agar tidak hanyut.
Baca Juga: Bekasi Lumpuh, Exit Tol Bekasi Barat Macet 6 Kilometer Imbas Banjir, Rekayasa Lalin Diterapkan
Sementara itu, para pedagang di lantai dua, tiga, dan empat masih terlihat beroperasi, tetapi jumlah pembeli masih minim karena akses menuju pasar yang terhambat banjir.
Banjir di Pasar Cipulir ini disebabkan oleh meluapnya Kali Pesanggrahan yang berada di sekitar area pasar. Untuk mengatasi kondisi tersebut, sejumlah pompa telah disiagakan guna mempercepat penyedotan air agar banjir segera surut.