JawaPos.com - Terdapat 17 pompa air yang tersebar di seluruh underpass di Jakarta. Pompa air yang dipasang di area underpass berperan penting sebagai pencegah banjir lantaran rentan terhadap genangan air dan banjir saat musim hujan.
Sistem ini bertujuan menjaga area underpass agar tetap kering dan aman bagi para pengendara.
Pompa yang tidak berfungsi dapat menyebabkan banjir hingga menutupi underpass secara keseluruhan. Banjir akibat pompa underpass mati pernah terjadi di underpass Kemayoran pada Januari 2020 silam dengan ketinggian mencapai 2,5 meter.
Kemudian, underpass Dukuh Atas juga pernah mengalami banjir akibat masalah teknis pada kabel rumah pompa pada Januari 2021 silam.
Oleh karena itu, keberadaan pompa di underpass sangatlah penting. Pengendalian pompa underpass tersebut dilaksanakan oleh Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi.
Berikut sebaran pompa air di 17 underpass di Jakarta:
a. Kota Administrasi Jakarta Pusat:
1. Underpass Dukuh Atas
2. Underpass Senen
3. Underpass Angkasa
4. Underpass Matraman
5. Underpass Senen Extension
b. Kota Administrasi Jakarta Selatan:
6. Underpass Manggarai
7. Underpass Kebayoran Lama
8. Underpass Jamblang
9. Underpass Bungur
10. Underpass Trunojoyo
11. Underpass Mampang
12. Underpass Kuningan
13. Underpass Kartini
c. Kota Administrasi Jakarta Timur:
14. Underpass D.I. Panjaitan
15. Underpass Pramuka
16. Underpass Cawang
d. Kota Administrasi Jakarta Barat:
17. Underpass Tomang