JawaPos.com - Maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) belakangan ini di daerah Jakarta mesti menjadi perhatian semua pihak. Mulai dari kepolisian hingga para pemilik kendaraan bermotor. Dari pengakuan para pelaku curanmor yang sudah ditangkap polisi, ada beberapa jenis motor yang mudah diringkus pelaku.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M. Syahduddi menerangkan, para pelaku curanmor hanya butuh waktu 30-60 detik untuk membobol sistem keamanan kendaraan bermotor. "Itu rata-rata mereka mengatakan tinggal menggunakan kunci leter T sudah bisa kita bawa lari kendaraan motor tersebut," ujarnya kepada wartawan, Selasa (1/8).
Syahduddi menuturkan, pencurian motor lebih mudah dilakukan terhadap motor roda dua yang bertransmisi matic. "Itulah kenapa banyak kendaraan yang bertransmisi matic dan memiliki sistem keamanan yang lemah," ucapnya.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa peran dari para pemilik motor penting untuk memberikan pengamanan yang berlebih terhadap kendaraan yang dimiliki. Sehingga, pencurian dapat diminimalisasi sebisa mungkin.
"Pemilik kendaraan harus bisa memahami dan menyadari bahwa ketika meletakkan atau memarkirkan kendaraan bermotornya harus betul-betul dijamin keamanan dan keselamatan terkait kendaraan bermotor tersebut," pungkas Syahduddi.
Sebelumnya, dalam kurun Juli 2023, Polres Metro Jakarta Barat sudah menangkap sebanyak 37 pelaku curanmor dan 46 unit kendaraan roda dua di berbagai lokasi kejadian di Jakarta Barat.
"Polres Metro Jakarta Barat beserta Polsek jajaran Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap 28 TKP pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di seluruh wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M. Syahduddi kepada wartawan, Senin (31/7).
Ia menerangkan 37 pelaku curanmor tersebut mempunyai peran yang berbeda mulai dari eksekutor, yang membantu eksekutor, penadah, hingga pemalsuan surat kendaraan bermotor.
Adapun barang bukti yang sudah diamankan dari para pelaku adalah berupa 14 lembar STNK asli, 10 lembar STNK diduga palsu, 8 buku BPKB asli, dan 33 kunci motor hasil curian.