← Beranda
Menggali Jejak Kehidupan Nabi Muhammad SAW yang Penuh Perjuangan dan Keteladanan
Risma Azzah FatinSelasa, 25 Agustus 2026 | 22.07 WIB
Maulid Nabi Muhammad SAW (Freepik)

 

 

JawaPos.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk mengenang rangkaian perjalanan kehidupan Rasulullah sejak kelahiran hingga akhir hayatnya.

Momentum tersebut tidak hanya mengingatkan umat Islam terhadap sosok Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mengajak mereka memahami perjuangan dan keteladanan beliau.

Kehidupan Rasulullah SAW menjadi sumber pembelajaran bagi umat Islam dalam menerapkan nilai-nilai kebaikan di kehidupan sehari-hari.

Melalui peringatan Maulid, umat Islam diharapkan semakin mengenal akhlak, perjuangan, serta keteguhan Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan risalah Islam.

Berikut beberapa fakta penting mengenai kehidupan Nabi Muhammad yang perlu diketahui, seperti dilansir dari laman Studio Arabiyan in Egypt.

1.     Kelahiran

Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 Rabi’ al-Awwal, bulan ketiga dalam kalender Islam. Tahun kelahirannya bertepatan dengan 570 Masehi yang dikenal sebagai Tahun Gajah. Kota Mekah menjadi saksi lahirnya utusan terakhir Allah SWT ini.

2.     Suku dan Keluarga

Beliau berasal dari suku Quraisy, salah satu suku terhormat di jazirah Arab. Ayahnya, Abdullah, wafat sebelum kelahirannya, sementara ibunya, Aminah, meninggal ketika beliau masih kecil. Nabi kemudian diasuh oleh kakeknya Abdul Muthalib, lalu oleh pamannya Abu Thalib.

3.     Masa Muda

Sejak kecil Nabi dikenal sebagai pribadi yang sederhana. Beliau memulai pekerjaannya sebagai penggembala kambing untuk membantu keluarganya. Setelah dewasa, beliau menjadi pedagang dan dijuluki al-Amin karena kejujuran serta sifatnya yang dapat dipercaya.

4.     Kemampuan Membaca dan Menulis

Nabi Muhammad SAW tidak pernah belajar membaca dan menulis. Meskipun demikian, beliau memiliki kecerdasan yang luar biasa dalam memahami kehidupan. Hal ini menjadi salah satu tanda keistimewaan wahyu Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya.

5.     Turunnya Wahyu

Pada usia 40 tahun, Nabi menerima wahyu pertama di Gua Hira. Malaikat Jibril datang menyampaikan ayat pertama dari Al-Qur’an. Sejak saat itu, beliau mulai menyebarkan ajaran Islam dengan penuh kesabaran.

6.     Perjuangan Dakwah

Nabi berdakwah selama 23 tahun, dengan 13 tahun di Mekah dan 10 tahun di Madinah. Perjalanan dakwah penuh tantangan, termasuk penolakan, penganiayaan, hingga peperangan. Namun, beliau tetap konsisten dalam menyampaikan ajaran Islam.

7.     Wafat dan Pemakaman

Nabi Muhammad wafat pada tahun 633 M di Madinah. Saat itu jumlah umat Islam telah mencapai sekitar 100.000 jiwa. Beliau dimakamkan di Masjid Nabawi yang kini menjadi salah satu situs suci umat Islam.

 

EDITOR: Novia Tri Astuti