← Beranda
Pemprov Kalbar Sukses Gelar MTQ, Tekankan Sebagai Sarana Penyebaran Syiar Islam
Sabik Aji TaufanSenin, 10 Agustus 2026 | 05.50 WIB
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Tahun 2026. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) sukses menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi sarana penyebaran syiar islam.

Melalui acara ini, diharapkan mampu meningkatkan kecintaan dan pemahaman terhadap Alquran. Kompetisi ini pun mendapat banyak apresiasi dari berbagai pihak.

"Banyak sekali tamu undangan dan warganet yang menyampaikan apresiasi penyelenggaraan MTQ tahun. Ini menjadi salah satu penyelenggaraan yang paling meriah dan paling tertata dalam beberapa tahun terakhir. Ini kebanggaan kita bersama, khususnya masyarakat Kayong Utara, sebagai tuan rumah MTQ ke-34," ujar Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Sumber Daya Manusia, Sefri Kurniadi, Minggu (9/8).

Dia menjelaskan, kegiatan ini dihadiri lebih dari 2.500 orang. Terdapat pula penonton melalui media sosial.

Baca Juga: Simak, Jadwal Waktu Shalat Bagi Wilayah Banjar Besok Senin, 10 Agustus 2026

"Sejumlah tokoh nasional dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) provinsi dan kabupaten/kota, juga menyampaikan apresiasi. Kegiatan di tingkat provinsi ini dinilai sukses, bahkan disetarakan dengan penyelenggaraan di tingkat nasional," imbuhnya.

Dalam kesempatan sama, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya menambahkan, keberhasilan MTQ tak hanya diukur dari jumlah gelar juara dan penghargaan yang dibawa pulang peserta. Kegiatan seperti ini harus bisa menumbuhkan kecintaan kepada kitab suci Alquran.

"Lebih dari itu, MTQ merupakan wahana syiar Islam, media pembinaan umat, sekaligus sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an," ujar Romi.

Dia mengingatkan kepada seluruh peserta agar tidak berkecil hati bagi yang tidak keluar sebagai juara. Hal terpenting adalah menerapkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Romi mengajak masyarakat membawa semangat MTQ ke lingkungan keluarga dan kehidupan sosial, setelah seluruh rangkaian perlombaan berakhir. Dia berharap, nilai-nilai yang tumbuh selama penyelenggaraan MTQ bisa menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta memiliki semangat menjaga persatuan.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat MTQ sebagai gerakan bersama dalam membangun keluarga Qur'ani, melahirkan generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, serta memperkuat persatuan demi kemajuan Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, dan bangsa Indonesia," jelasnya.

Romi pun menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang ikut menyukseskan acara ini. Seperti Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO). 

"Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas partisipasi tokoh nasional kebanggaan kita semua, Bapak OSO, yang telah berkenan memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang berprestasi dengan bonus uang tunai," tandasnya.

EDITOR: Sabik Aji Taufan