← Beranda
Lebih Utama Kurban Kambing atau Sapi? Berikut Penjelasan Ulama
Abdul RahmanSelasa, 26 Mei 2026 | 02.37 WIB
Ilustrasi kambing (Freepik)

 

JawaPos.com - Hari Raya Idul Adha selalu identik dengan ibadah kurban. Menjelang momen penting tersebut, banyak umat muslim mulai mencari hewan kurban terbaik yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah, lebih utama kurban kambing atau sapi?

Pertanyaan ini penting karena setiap hewan kurban memiliki ketentuan, keutamaan, hingga nilai pahala yang berbeda menurut syariat Islam. Ada yang memilih kambing karena lebih praktis, sementara sebagian lainnya memilih sapi karena dapat dilakukan secara patungan.

Lantas, mana yang lebih utama antara kurban kambing dan sapi? Berikut penjelasan lengkap berdasarkan dalil dan pandangan ulama.

Hewan yang sah dijadikan kurban dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadist yaitu hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, dan unta. Dalam praktiknya, masyarakat Indonesia paling banyak menggunakan kambing dan sapi sebagai hewan kurban.

Baca Juga: Niat Kurban untuk Diri Sendiri di Momen Lebaran Idul Adha 2026

Mayoritas ulama menjelaskan bahwa penilaian keutamaan kurban tergantung pada jumlah peserta dan kemampuan orang yang berkurban. Berikut penjelasan singkat antara hewan kurban kambing dan sapi.

1. Kurban Kambing untuk Satu Orang

Seekor kambing atau domba hanya diperuntukkan bagi satu orang yang berkurban, meski pahala dan niatnya boleh diniatkan untuk keluarga.

Rasulullah SAW sendiri cukup sering berkurban dengan menggunakan kambing. Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW berkurban dengan dua ekor kambing kibasy yang gemuk dan bertanduk.

Hadist tersebut menunjukkan bahwa kambing memiliki keutamaan tersendiri karena menjadi hewan kurban yang dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad.

Selain itu, kambing juga istimewa karena saat Nabi Ismail disembelih oleh ayahnya, Nabi Ibrahim, diganti dengan kambing sebagai bentuk kasih sayang Allah SWT setelah mereka berhasil melewati ujian keikhlasan dan ketaatan dalam menjalankan perintah-Nya.

Dari cerita Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, sejumlah ulama berpendapat bahwa kambing adalah hewan terbaik untuk dikurbankan. Karena seandainya ada hewan yang lebih baik ketimbang kambing, niscaya Allah menggantinya dengan hewan tersebut.

2. Kurban Sapi Bisa untuk 7 Orang

Sementara itu, seekor sapi dapat digunakan untuk 7 orang secara patungan. Ketentuan ini berdasarkan hadist Rasulullah SAW:

“Kami pernah berkurban bersama Rasulullah SAW pada tahun Hudaibiyah, seekor unta untuk tujuh orang dan seekor sapi untuk tujuh orang.” (HR Muslim).

Karena bisa dibagi tujuh orang, maka sapi menjadi pilihan populer bagi umat Islam di Tanah Air lantaran lebih ekonomis dan dagingnya pun bisa lebih banyak.

Mana yang Pahalanya Lebih Besar?

Para ulama menjelaskan, jika dilihat dari kepemilikan penuh dan pengorbanan pribadi, maka satu ekor kambing milik sendiri dinilai lebih utama dibandingkan patungan satu ekor sapi dengan 7 orang. Sebab, ibadah kurban juga berkaitan dengan kesungguhan dan totalitas dalam beribadah kepada Allah SWT.

Dalam kitab Najm Wahhaj fi Syarh Minhaj Nawawi, sebagaimana dilansir dari NU Online, dinyatakan bahwa berkurban dengan tujuh ekor kambing lebih utama daripada satu ekor unta. Pasalnya, daging kambing dinilai lebih lezat dan jumlah darah yang mengalir juga lebih banyak.

Darah mengalir lebih banyak yang maksudnya adalah, ketika seseorang berkurban dengan kambing, maka seluruh pahala dari setiap tetesan darah yang mengalir sepenuhnya menjadi milik orang yang berkurban, sehingga nilai keberkahannya lebih besar. 

Berbeda halnya dengan kurban sapi atau unta yang biasanya dilakukan secara kolektif. Satu ekor sapi atau unta dapat dikurbankan oleh tujuh orang secara bersama-sama, sehingga pahala dan keberkahan dari darah yang mengalir pun terbagi di antara tujuh orang.

Dengan demikian, kurban dengan kambing dinilai lebih utama karena seluruh pahala dan keberkahan dari penyembelihan hewan tersebut sepenuhnya diperuntukkan bagi satu orang yang berkurban, sehingga pahalanya dianggap lebih besar dibandingkan dengan kurban sapi atau unta.

Namun, jika seseorang mampu membeli satu ekor sapi penuh tanpa patungan, maka nilainya tentu lebih besar karena manfaat dagingnya juga lebih luas untuk masyarakat.

Baca Juga: Pendapat Ulama 4 Madzhab Soal Hukum Potong Kuku dan Rambut Ketika Berkurban

Perlu diketahui bahwa Islam tidak memberatkan umatnya dalam beribadah. Maka dari itu, memilih kambing atau sapi tetap sama-sama baik, yang terpenting harus disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing.

Bagi yang mampu membeli kambing sendiri, maka itu sudah sangat baik dan sesuai dengan sunnah Nabi. Namun bagi yang ingin patungan sapi, hal itu juga sah dan tetap memiliki pahala kurban.

EDITOR: Abdul Rahman