JawaPos.com - Liga Muslim Dunia (MWL) mengecam pemerintah Kolombia atas rencana pembukaan "kedutaan besar" di Yerusalem.
Sekretaris Jenderal MWL sekaligus Ketua Cendekiawan Muslim Syekh Dr Mohammed Al-Issa menyatakan, upaya itu bertentangan dengan aturan hukum mengenai status hukum dan sejarah Yerusalem.
Pembukaan tersebut, tambah Al-Issa dalam pernyataannya, juga melanggar resolusi dan hukum internasional yang berlaku. Demikian dilansir dari Antara, Kamis (15/10).
Baca Juga: Indonesia Desak Komunitas Internasional Lakukan Aksi Konkret untuk Lindungi Status Quo Yerusalem
Al-Issa menegaskan Liga Muslim Dunia menentang upaya yang melawan hukum di Yerusalem, maupun melegitimasi lembaga atau keputusan apapun yang melanggar hukum internasional serta resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.