JawaPos.com - Kelompok Houthi Yaman pada Rabu malam mengklaim telah menyerang sebuah jet tempur Arab Saudi menggunakan rudal permukaan-ke-udara di wilayah udara Provinsi Saada, Yaman utara.
Dilansir dari Antara, Kamis (15/10), juru bicara militer Houthi Yahya Saree mengatakan rudal tersebut menghantam langsung pesawat tersebut, sehingga berisiko jatuh.
Saree mengklaim pesawat tersebut merupakan jet tempur Typhoon milik Arab Saudi yang lepas landas dari pangkalan udara di Taif, Arab Saudi bagian barat.
Belum ada tanggapan langsung dari otoritas Arab Saudi terkait klaim tersebut.
Sebelumnya pada hari yang sama, Houthi juga mengklaim telah menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, menggunakan rudal balistik.
Klaim tersebut muncul di tengah serangkaian serangan terhadap bandara-bandara di Arab Saudi.
Berdasarkan data yang dihimpun Anadolu dengan merujuk pada pernyataan resmi, sebanyak 10 serangan menargetkan lima bandara antara 5 dan 11 Oktober. Serangan tersebut menewaskan 20 orang, melukai ratusan orang, dan mengganggu perjalanan udara.
Baca Juga: Empat Orang Terluka dan 15 Rumah Rusak Terkena Puing Rudal Houthi yang Dicegat Saudi
Arab Saudi telah memimpin koalisi militer yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dalam melawan Houthi sejak 2015.
Kelompok tersebut telah menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, dan sejumlah provinsi lainnya sejak 2014.
Eskalasi terbaru dimulai pada Juli setelah gencatan senjata yang dicapai pada 2022 runtuh.