← Beranda
Korban Tewas Topan Dujuan di Jepang Jadi 7 Orang, Lima Masih Hilang
Dhimas Ginanjar• Rabu, 23 September 2026 | 16.34 WIB
Foto yang diambil pada 22 September 2026 memperlihatkan jalan yang terendam banjir di Sakura, Prefektur Chiba, setelah hujan deras. (Kyodo)

JawaPos.com - Korban tewas akibat Topan Dujuan di Jepang bertambah menjadi tujuh orang pada Selasa, setelah hujan deras memicu longsor dan banjir di Tokyo serta wilayah sekitarnya. Lima orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Dilansir dari Kyodo, Rabu (23/9), hujan deras terjadi ketika topan melintas di dekat pantai Pasifik Jepang. Di Prefektur Chiba, hujan menyebabkan rumah-rumah terendam dan aliran listrik sempat terputus bagi sekitar 58.000 rumah tangga pada Selasa pagi.

Hujan deras tersebut terjadi di tengah libur panjang Silver Week yang berlangsung hingga Rabu. Kondisi itu menjadi persoalan serius bagi Chiba karena wilayah tersebut sebelumnya juga dilanda hujan lebat pada Agustus dan awal September.

Lima orang tewas akibat longsor di Chiba. Salah satunya seorang pria berusia 51 tahun yang sedang melakukan pekerjaan pemulihan jalan di Sodegaura.

Korban lainnya merupakan warga berusia 70-an dan 80-an tahun. Dua di antaranya ditemukan tewas di Kamogawa.

Di Sakura, Prefektur Chiba, Sungai Takasaki meluap dan membanjiri kawasan permukiman di sekitarnya. Akses menuju sekitar 300 rumah tangga sempat terputus akibat banjir.

Petugas pemadam kebakaran menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terjebak akibat genangan.

Sementara itu, di Prefektur Kanagawa yang berada dekat Tokyo, serangkaian longsor terjadi di Yokosuka dan Miura. Dua orang dipastikan meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Badan meteorologi Jepang kemudian menurunkan status Dujuan dari topan setelah sistem tersebut berada di sebelah timur Jepang pada Selasa malam.

EDITOR: Dhimas Ginanjar