← Beranda
Serangan Amerika Serikat terhadap Kapal Tanker Picu Ancaman Tumpahan Minyak Besar di Kawasan Teluk
Risma Azzah FatinSabtu, 12 September 2026 | 20.58 WIB
Serangan Amerika Serikat terhadap kapal tanker picu ancaman tumpahan minyak di kawasan teluk (Al-Jazeera)

JawaPos.com – Serangan Amerika Serikat dan Iran terhadap kapal tanker di sekitar Selat Hormuz meningkatkan kekhawatiran terjadinya tumpahan minyak besar di kawasan Teluk.

Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Jum'at (11/9), Puluhan kapal tanker dilaporkan menunggu melintasi selat tersebut, dengan 18 di antaranya mengangkut minyak dan memiliki kapasitas gabungan sekitar 1,76 juta meter kubik atau 11,1 juta barel.

Jika kapal-kapal tersebut terkena serangan, kebakaran, tabrakan, atau tenggelam, jutaan liter minyak berpotensi mencemari perairan, garis pantai, serta ekosistem laut di kawasan tersebut.

Ancaman tersebut semakin serius karena sejumlah insiden sebelumnya telah menyebabkan kebakaran dan kebocoran minyak di sekitar perairan Oman dan Teluk.

Tumpahan minyak dapat menyebar mengikuti arus dan angin, kemudian merusak terumbu karang, hutan mangrove, padang lamun, serta habitat ikan, penyu, dugong, dan burung migran.

Kondisi Teluk yang merupakan perairan dangkal dan semi-tertutup dengan pertukaran air terbatas juga membuat pencemaran berpotensi bertahan lebih lama dan memperbesar dampaknya terhadap kehidupan laut.

Ancaman pencemaran juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat karena negara-negara Teluk sangat bergantung pada proses desalinasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih penduduknya.

Kontaminasi minyak dapat menurunkan kualitas air baku yang digunakan fasilitas desalinasi dan dalam kondisi parah berpotensi memaksa fasilitas tersebut membatasi kegiatan operasional.

Dengan meningkatnya serangan terhadap kapal tanker di sekitar Selat Hormuz, konflik tersebut tidak hanya mengancam keamanan pelayaran dan pasokan energi, tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana lingkungan besar di seluruh kawasan Teluk.

EDITOR: Hanny Suwindari