JawaPos.com - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyebut Amerika Serikat (AS) dan Israel bukan hanya musuh Iran, tetapi juga seluruh dunia Islam.
Ia menyerukan para pemimpin negara Muslim, terutama di Asia Barat dan kawasan Teluk, untuk mengenali dan menghadapi apa yang disebutnya sebagai musuh sejati.
Pernyataan itu disampaikan Khamenei dalam pesan memperingati 'Pekan Persatuan Islam' pada Minggu (30/8), menurut lembaga penyiaran pemerintah Iran, IRIB.
“Rekomendasi tegas dan berulang saya kepada para pemimpin negara-negara Islam, khususnya mereka yang berada di Asia Barat dan sepanjang Teluk, adalah kenali musuh sejati Anda, pahami rencananya dan hadapi,” kata Khamenei.
Baca Juga: Pengamat Minta Pembentukan BLU Batubara Ditunda untuk Jaga Keadilan Usaha
Ia menilai persatuan umat Muslim penting untuk mewujudkan apa yang disebutnya sebagai peradaban Islam yang dicintai dan dominan.
Khamenei kemudian menuding AS dan Israel sebagai musuh bebuyutan persatuan tersebut. Menurut dia, Washington dan Tel Aviv tidak hanya menjadi musuh Iran, tetapi juga seluruh dunia Islam.
Pernyataan itu disampaikan ketika hubungan Iran dan AS kembali berada dalam ketegangan setelah upaya meredakan konflik sebelumnya gagal bertahan.
AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada akhir Februari, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan terhadap sejumlah negara kawasan yang menjadi lokasi aset AS.
Iran dan AS sempat menyepakati gencatan senjata pada April. Keduanya juga menandatangani nota kesepahaman pada Juni untuk mengakhiri konflik militer dan mencapai kesepakatan damai jangka panjang.
Namun, kesepakatan tersebut runtuh bulan lalu. Iran dan AS kembali saling menyerang selama hampir dua pekan sebelum Presiden AS Donald Trump menghentikan bombardemen di tengah laporan mengenai pembicaraan untuk mengakhiri konflik.