← Beranda
Jepang Berhasil Luncurkan Roket H3, Satelit Navigasi Michibiki No. 7 Mengorbit
Dhimas GinanjarSelasa, 11 Agustus 2026 | 18.11 WIB
Roket H3 No. 9 yang membawa satelit penentuan posisi Michibiki No. 7 saat diluncurkan dari Pusat Antariksa Tanegashima, Prefektur Kagoshima, pada Selasa 11 Agustus 2026. (Kyodo)
JawaPos.com - Jepang berhasil meluncurkan roket H3 dan menempatkan satelit navigasi Michibiki No. 7 ke orbit sesuai rencana. Peluncuran tersebut dilakukan setelah dua kali penundaan akibat topan dan kondisi cuaca yang tidak mendukung.

Seperti dilansir Kyodo, Senin (10/8), roket H3 No. 9 lepas landas dari Tanegashima Space Center di Pulau Tanegashima, Jepang, pada Selasa pagi dengan membawa satelit Michibiki No. 7.

Satelit tersebut merupakan bagian dari Quasi-Zenith Satellite System (QZSS) Jepang yang digunakan untuk menyediakan informasi lokasi bagi berbagai kebutuhan, termasuk telepon pintar dan sistem navigasi kendaraan.

Peluncuran awalnya dijadwalkan berlangsung Jumat. Namun, jadwal digeser ke Senin karena adanya topan yang melintas, sebelum kembali ditunda satu hari akibat cuaca buruk di sekitar lokasi peluncuran.

Keberhasilan ini menjadi langkah penting bagi program satelit navigasi Jepang. Saat ini, lima satelit Michibiki telah menyediakan layanan penentuan posisi.

Pemerintah Jepang menargetkan tujuh satelit berada di orbit sehingga sistem tersebut dapat memberikan layanan secara penuh tanpa bergantung pada satelit milik negara lain.

Peluncuran ini juga menjadi bagian dari upaya Jepang memperbaiki rekam jejak roket H3 yang sejauh ini masih beragam. H3 merupakan roket andalan Jepang yang dikembangkan setelah roket H2A yang dikenal sangat andal dan menjadi kendaraan peluncuran utama negara tersebut selama lebih dari dua dekade.

Pada Desember tahun lalu, Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA) meluncurkan Michibiki No. 5 menggunakan roket H3. Namun, misi tersebut gagal menempatkan satelit ke orbit dan ikut menunda peluncuran Michibiki No. 7 yang semula direncanakan pada Februari.

Setelah kegagalan roket H3 No. 8 pada Desember, JAXA segera melakukan perbaikan terhadap masalah yang ditemukan. Badan tersebut kemudian berhasil meluncurkan roket H3 lainnya pada Juni dan menempatkan beberapa satelit mini ke orbit.

Keberhasilan H3 No. 9 kini menjadi tambahan positif bagi pengembangan roket andalan Jepang sekaligus memperkuat upaya negara tersebut membangun sistem navigasi satelit yang mandiri.

EDITOR: Dhimas Ginanjar