JawaPos.com - Video yang memperlihatkan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei beredar melalui media Iran, menjadi kemunculan visual yang langka setelah selama berbulan-bulan sosoknya nyaris tidak terlihat di hadapan publik.
Rekaman tersebut dirilis kantor berita semi-resmi Iran, Mehr News Agency, beberapa hari setelah muncul laporan media Israel yang mempertanyakan kondisi kesehatan dan keberadaan Mojtaba. Dalam video itu, Mojtaba terlihat dalam kondisi yang tampak baik.
Namun, ada satu hal yang belum terjawab. Mehr News tidak menyebutkan kapan video tersebut direkam sehingga belum dapat dipastikan apakah rekaman itu merupakan penampilan terbaru Mojtaba.
Kemunculan video tersebut sekaligus menjadi respons terhadap spekulasi yang berkembang mengenai pemimpin tertinggi Iran itu, terutama setelah media Israel melaporkan bahwa Mojtaba disebut berada dalam kondisi kritis dan bahkan harus dilarikan ke rumah sakit.
Mojtaba Khamenei Muncul di Tengah Spekulasi
Video Mojtaba beredar ketika kabar mengenai kondisinya semakin ramai diperbincangkan.
Baca Juga: Gawat! Dokter dan Talenta Teknologi Ramai-Ramai Eksodus dari Israel, Pertanda Apa?
Channel 14 Israel sebelumnya mengutip sumber di Iran yang menyebut kondisi kesehatan Mojtaba mengkhawatirkan. Sementara itu, The Jerusalem Post mengutip IranWire dan sumber yang dekat dengan pemerintahan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Laporan tersebut bahkan menyebut bukan hal yang mengejutkan 'jika berita tentang kemartirannya tiba' atau jika muncul kabar mengenai kematiannya.
Di tengah spekulasi itu, kemunculan video Mojtaba memberikan gambaran berbeda. Sosok yang selama ini jarang terlihat tersebut ditampilkan dalam kondisi yang tampak sehat, meski waktu pengambilan gambar tidak diketahui.
Karena itu, rekaman tersebut belum secara langsung membuktikan kapan terakhir kali Mojtaba tampil atau bagaimana kondisi kesehatannya saat ini.
Lama Tak Terlihat di Depan Publik
Misteri mengenai Mojtaba telah berkembang sejak ia mengambil alih posisi Pemimpin Tertinggi Iran setelah ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.
Sejak menduduki jabatan tersebut, Mojtaba hampir tidak pernah muncul secara terbuka. Ia disebut lebih banyak berkomunikasi melalui pernyataan tertulis dan bahkan tidak menghadiri pemakaman ayahnya.
Kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi mengenai keberadaannya.
Baca Juga: Ketika Baterai Tak Lagi Jadi Penghalang Motor Listrik
Sejumlah laporan yang mengacu pada sumber intelijen Amerika Serikat dan media Israel sebelumnya menyebut keberadaan Mojtaba tidak diketahui secara pasti. Ia juga dilaporkan mengalami luka dalam serangan awal yang menargetkan kompleks ayahnya.
Laporan yang beredar menyebut cedera tersebut membuat Mojtaba harus menghindari kemunculan terbuka karena khawatir menjadi sasaran serangan berikutnya.
Komunikasinya dengan pejabat senior Iran kemudian disebut dilakukan melalui jaringan perantara untuk menjaga keselamatannya.
Pezeshkian Pernah Bicara soal Sulit Bertemu Mojtaba
Pertanyaan mengenai keberadaan Mojtaba juga muncul setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengakui bahwa komunikasi langsung dengan pemimpin tertinggi Iran saat ini sangat sulit.
Iran International kemudian melaporkan bahwa Pezeshkian pernah dibawa ke sebuah lokasi rahasia di Teheran untuk bertemu dengan Mojtaba.
Menurut laporan tersebut, Pezeshkian hanya diperbolehkan melakukan pertemuan singkat di dalam sebuah kendaraan dengan kaca gelap bersama seorang pria yang diperkenalkan sebagai Mojtaba Khamenei.
Namun, Pezeshkian memberikan penjelasan berbeda melalui akun X. Ia mengatakan telah menghabiskan waktu dua setengah jam bersama pemimpin tertinggi Iran dalam 'cordial atmosphere' atau suasana yang bersahabat.
Perbedaan informasi itu semakin menambah misteri mengenai aktivitas Mojtaba di tengah ketegangan Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.
Video Mojtaba Jadi Pesan untuk Publik
Dalam situasi tersebut, beredarnya video Mojtaba memiliki arti penting bagi Iran.
Untuk pertama kalinya setelah lama tidak terlihat, publik mendapatkan gambaran visual mengenai kondisi pemimpin tertinggi Iran yang keberadaannya selama ini menjadi bahan spekulasi.
Video itu juga dapat dibaca sebagai upaya Teheran menunjukkan bahwa Mojtaba masih menjalankan perannya di tengah berbagai laporan mengenai kondisi kesehatannya.
Meski demikian, absennya keterangan mengenai tanggal perekaman membuat sejumlah pertanyaan tetap terbuka. Belum diketahui kapan tepatnya video tersebut dibuat dan apakah rekaman itu benar-benar menggambarkan kondisi Mojtaba saat ini.