JawaPos.com – Iran menuduh Ukraina bertanggung jawab atas serangan terhadap sebuah kapal dagang Iran di Laut Kaspia yang menewaskan satu pelaut dan melukai beberapa lainnya.
Dilansir dari laman The Guardian pada Kamis (30/7), Kementerian Luar Negeri Iran menyebut insiden tersebut sebagai tindakan agresi yang mengancam keamanan nasional negara itu. Sebagai tindak lanjut, Teheran memanggil perwakilan diplomatik Ukraina untuk menyampaikan protes resmi.
Pemerintah Iran menegaskan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan dan kedaulatan nasionalnya. Tuduhan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Ukraina selama berlangsungnya perang Rusia-Ukraina.
Hingga kini, pemerintah Ukraina belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan yang disampaikan Teheran.
Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa negaranya berhasil melancarkan serangan jarak jauh di Laut Kaspia terhadap kapal-kapal yang disebut terlibat dalam pengiriman logistik militer yang berkaitan dengan Iran.
Zelenskyy juga menuduh Rusia memberikan data pengamatan satelit kepada Iran untuk membantu mengarahkan serangan di kawasan Timur Tengah. Pernyataan tersebut semakin memperkeruh hubungan antara Kyiv dan Teheran.
Insiden di Laut Kaspia kembali menyoroti kompleksitas konflik yang melibatkan berbagai negara di luar medan perang utama Rusia dan Ukraina. Laut Kaspia memiliki nilai strategis karena menjadi jalur penting bagi kepentingan militer dan logistik Rusia maupun Iran.
Perkembangan terbaru ini diperkirakan akan semakin meningkatkan ketegangan diplomatik di kawasan apabila kedua pihak tidak segera meredakan situasi.
***