← Beranda
Iran Kembali Lancarkan Serangan ke Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Yordania
Rian AlfiantoSabtu, 25 Juli 2026 | 06.39 WIB
Ilustrasi drone Iran. (IranWire).

 

JawaPos.com - Iran mengklaim telah melancarkan serangan pesawat nirawak (drone) yang menargetkan dua pangkalan militer yang digunakan Amerika Serikat (AS) di Bahrain dan Yordania pada Jumat (24/7).

Serangan ini disebut menyasar fasilitas penting di kedua pangkalan, sementara otoritas Bahrain sempat mengeluarkan peringatan kepada warga untuk segera berlindung setelah sirene bahaya berbunyi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Bahrain, Yordania, maupun militer AS mengenai ada tidaknya korban jiwa ataupun tingkat kerusakan akibat serangan yang diklaim Iran tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Kantor Hubungan Masyarakat Angkatan Darat Republik Islam Iran menyebut serangan drone diarahkan ke Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain.

Menurut militer Iran, serangan itu menghantam tangki bahan bakar, gudang penyimpanan, hanggar peralatan, serta kompleks tempat tinggal personel militer Amerika Serikat.

Iran juga mengklaim menyerang Pangkalan Udara Muwaffaq Salti (Al-Azraq) di Yordania. Sasaran yang disebut meliputi hanggar pesawat, fasilitas pemeliharaan, hingga area tempat tinggal pasukan AS yang berada di pangkalan tersebut. Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Di saat yang sama, Associated Press (AP) melaporkan bahwa sirene peringatan serangan udara sempat berbunyi di Bahrain. Menyusul peringatan tersebut, otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk mencari perlindungan di lokasi yang aman sebagai langkah antisipasi apabila terjadi ledakan atau kebakaran.

Peringatan di Bahrain muncul hanya beberapa jam setelah Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan berakhirnya malam ke-13 berturut-turut operasi serangan militer terhadap target-target di wilayah Iran.

Perkembangan terbaru ini menandai semakin meluasnya eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Selain operasi militer langsung, kedua pihak kini saling melancarkan serangan yang diklaim menyasar fasilitas strategis, termasuk pangkalan militer dan infrastruktur pendukung.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada rincian resmi mengenai dampak serangan yang diklaim Iran, termasuk apakah fasilitas yang disebut benar-benar mengalami kerusakan atau menimbulkan korban di pihak militer Amerika Serikat maupun negara tuan rumah.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra