← Beranda
Pentagon Ungkap Identitas Dua Tentara AS yang Tewas di Yordania, Ada yang Baru Lulus SMA
Rian AlfiantoSelasa, 21 Juli 2026 | 16.20 WIB
Dua prajurit AS yang tewas karena serangan balasan Iran ke pangkalan militer Amerika di Yordania. (FOXLOCAL SAN FRANCISCO)

JawaPos.com - Pentagon akhirnya mengungkap identitas dua personel militer Amerika Serikat (AS) yang tewas dalam serangan rudal Iran di Yordania. 

Keduanya merupakan personel artileri pertahanan udara yang menjadi korban terbaru dalam eskalasi konflik antara AS dan Iran yang terus memanas di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan resminya, Pentagon menyebut kedua prajurit tersebut adalah Pvt. Isabella Gonzales (19) asal Carrollton, Texas, dan First Lt. Tyler James Feehan (25) asal Ewa Beach, Hawaii.

Isabella tewas pada Jumat, sedangkan Tyler gugur sehari kemudian, Sabtu, setelah serangan Iran menghantam Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Kompak Turun di Tengah Konflik AS-Iran yang Memanas

Pengumuman identitas keduanya muncul ketika ketegangan militer antara Washington dan Teheran kembali meningkat, menyusul saling serang yang terjadi di kawasan Teluk Persia.

Menurut Pentagon, Letnan Tyler Feehan bertugas di 32nd Army Air Missile Defense Command yang bermarkas di Fort Bragg, North Carolina.

Sementara itu, Prajurit Isabella Gonzales ditempatkan di 10th Army Air Missile Defense Command di Ansbach, Jerman. Keduanya sama-sama mengemban tugas di satuan artileri pertahanan udara.

Serangan rudal Iran yang menewaskan Gonzales dan Feehan juga menyebabkan satu tentara AS lainnya hilang.

Seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan pada Minggu bahwa sisa-sisa jasad yang ditemukan di lokasi diduga merupakan tentara yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Baca Juga: Konflik AS-Iran Memanas, Rupiah Hari Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif

Selain korban jiwa, empat personel militer AS yang mengalami luka dalam serangan tersebut sempat dirawat di rumah sakit di Yordania sebelum akhirnya dipulangkan.

Komando militer AS juga menyebut sejumlah tentara lain mengalami luka ringan dan telah kembali bertugas, meski tidak merinci jumlahnya.

Korban Termuda dalam Konflik

Melansir New York Times, nama Isabella Gonzales menjadi sorotan karena merupakan prajurit termuda yang gugur sejak perang antara AS dan Iran pecah setelah operasi militer pada 28 Februari.

Pentagon menjelaskan Gonzales bertugas sebagai air and missile defense crew member, yaitu personel yang mengoperasikan sistem pertahanan udara berbasis darat untuk menghadang rudal jelajah maupun ancaman udara lainnya.

Perempuan berusia 19 tahun itu baru lulus dari Hebron High School di Carrollton, Texas, sekitar setahun lalu sebelum memutuskan bergabung dengan Angkatan Darat AS.

Baca Juga: Menlu Iran Bongkar Isi Negosiasi dengan Utusan Trump: Jangan Ancam atau Suap Kami, AS Kalah di Perang 12 Hari

"Keputusannya untuk mengabdi setelah lulus sekolah menunjukkan karakter luar biasanya," kata juru bicara Lewisville Independent School District dalam sebuah pernyataan.

Konflik AS-Iran Terus Memanas

Kematian Gonzales dan Feehan terjadi di tengah pekan yang diwarnai peningkatan serangan antara pasukan AS dan Iran.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan militer Amerika kembali melancarkan serangan ke wilayah Iran pada Minggu.

Situasi keamanan di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz juga semakin memburuk setelah gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat yang sempat tercapai bulan lalu runtuh.

Hingga kini, Pentagon mencatat 17 personel militer Amerika Serikat telah tewas sejak AS bersama Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran pada 28 Februari.

Baca Juga: Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh

Di saat yang sama, Pentagon juga mengungkap seorang personel militer AS lainnya tewas di Irak utara pada Sabtu (18/7) saat menjalankan operasi pemusnahan drone serang Iran yang jatuh. Identitas korban tersebut hingga kini masih belum diumumkan kepada publik.

EDITOR: Bayu Putra