JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Slovakia Juraj Blanar menegaskan, Lebanon tidak boleh bernasib seperti Gaza dan mendesak Israel menghormati kesepakatan yang telah dicapai antara Amerika Serikat dan Iran.
“Kami tidak ingin Lebanon menjadi Gaza yang lain. Karena itu, penting bagi Israel untuk mematuhi perjanjian yang telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran,” katanya, dilansir dari Antara, Selasa (30/6).
Pernyataan itu disampaikan Blanar saat menggelar konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares di Bratislava, Senin, sebagaimana dilaporkan kantor berita Slovakia, TASR.
Blanar menekankan pentingnya penyelesaian diplomatik atas berbagai konflik di Timur Tengah, termasuk di Jalur Gaza dan ketegangan yang melibatkan Iran.
Ia mengatakan Slovakia dan Spanyol memiliki pandangan yang sejalan dalam menyikapi konflik internasional, yaitu mengutamakan diplomasi, dialog, serta penghormatan terhadap hukum internasional.
Menurut Blanar, kedua negara juga memiliki kesamaan pandangan mengenai konflik yang sedang berlangsung di Ukraina dan sepakat bahwa Uni Eropa perlu memainkan peran diplomatik yang lebih aktif untuk membantu mengakhiri perang.
Sementara itu, Albares kembali menegaskan dukungan Spanyol terhadap terwujudnya “perdamaian yang adil dan langgeng” di Ukraina. Ia juga menekankan bahwa hukum internasional harus dihormati “di mana pun dan dalam situasi apa pun”.
Baca Juga: PBB Sebut Kesepakatan Israel-Lebanon jadi Tonggak Sejarah ke Perdamaian Abadi
Selain isu geopolitik, kedua menteri membahas penguatan kerja sama di bidang pertahanan serta hubungan ekonomi yang terus berkembang antara Slovakia dan Spanyol, khususnya di sektor otomotif, infrastruktur, perkeretaapian, dan pertahanan.