JawaPos.com - Swiss menyatakan, pihaknya menyambut kedatangan delegasi Iran untuk pembicaraan terkait nota kesepahaman yang telah ditandatangani bersama Amerika Serikat.
“Kami menyambut kedatangan delegasi Iran di Swiss,” tulis Kementerian Luar Negeri Swiss di platform media sosial X dilansir dari Antara, Minggu (21/6).
Kementerian tersebut menambahkan, delegasi Iran sedang menuju Kota Burgenstock di Kanton Nidwalden, Swiss, untuk membahas pelaksanaan nota kesepahaman itu.
Sebagaimana diwartakan, Pakistan telah mengumumkan bahwa pembicaraan tingkat teknis antara Amerika Serikat dan Iran akan berlangsung pada Minggu ini di Burgenstock.
“Setelah penandatanganan Perjanjian Islamabad, pembicaraan tingkat teknis akan diadakan pada 21 Juni di kota Burgenstock, Swiss,” kata Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan.
Iran sebelumnya mengumumkan bahwa sebuah delegasi akan melakukan perjalanan ke Swiss untuk membahas implementasi nota kesepahaman tersebut serta penghentian serangan Israel terhadap Lebanon.
Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance juga telah meninggalkan Washington untuk menghadiri perundingan tersebut.
Adapun Iran dan Amerika Serikat mengumumkan, sebagai bagian dari proses negosiasi yang dimediasi oleh Pakistan, kedua negara telah mencapai memorandum 14 poin pada 14 Juni yang mengatur penghentian perang dan penyelesaian berbagai masalah antara kedua pihak melalui dialog.
Nota kesepahaman yang disebut sebagai Perjanjian Islamabad itu mulai berlaku setelah kedua pihak menandatanganinya secara digital pada 18 Juni oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.
Baca Juga: AS Bantah Selat Hormuz Ditutup, Klaim Lalu Lintas Pelayaran Tetap Berlangsung
Perjanjian tersebut mencakup sejumlah ketentuan, seperti mengakhiri perang, termasuk di Lebanon, membuka kembali Selat Hormuz, serta mencabut blokade laut AS terhadap Iran.
Setelah penandatanganan, kedua pihak diperkirakan segera memulai proses negosiasi selama 60 hari mengenai berbagai isu, termasuk program nuklir Iran dan pencabutan sanksi, dengan tujuan mencapai kesepakatan final.