JawaPos.com - Militer Amerika Serikat pada Sabtu (20/6) membantah klaim Iran terkait penutupan Selat Hormuz. Mereka menegaskan bahwa lalu lintas pelayaran internasional tetap berlangsung di bawah pemantauan Amerika Serikat.
“Iran tidak mengendalikan Selat Hormuz,” kata juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM), Kapten Tim Hawkins, kepada Axios, dilansir dari Antara, MInggu (21/6).
Ia menambahkan bahwa pasukan AS memantau situasi untuk memastikan kondisi tersebut tetap terjaga.
Pernyataan itu muncul setelah Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran mengumumkan bahwa jalur perairan tersebut akan ditutup karena dugaan pelanggaran komitmen oleh AS serta pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di Lebanon.
Saat dihubungi Anadolu, Pentagon merujuk pertanyaan mengenai hal tersebut kepada CENTCOM, yang menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki komentar lebih lanjut selain penegasan sebelumnya bahwa pasukan AS hadir dan tetap waspada untuk memastikan seluruh aspek kesepakatan dengan Iran dipatuhi.
Baca Juga: Trump Klaim Pelayaran Selat Hormuz Tetap Bebas, Iran Umumkan Penutupan Pasca Israel Serang Lebanon
CENTCOM juga melaporkan bahwa jalur pelayaran yang aman melalui Selat Hormuz masih tetap terjaga, dengan 55 kapal niaga baru-baru ini melintasi selat tersebut untuk mengangkut lebih dari 17 juta barel minyak.