← Beranda
Sergey Brin dan Perlawanan Elite Silicon Valley terhadap Pajak 5 Persen di California
Mellyna Putri DiniarRabu, 17 Juni 2026 | 03.47 WIB
Para tokoh teknologi Silicon Valley dari Garry Tan hingga Sergey Brin (The San Francisco Standard)

JawaPos.com - Perdebatan pajak kekayaan 5 persen di California berkembang menjadi salah satu pertarungan politik paling sensitif di antara elite teknologi Amerika Serikat (AS), dengan keterlibatan langsung para miliarder Silicon Valley yang kini masuk lebih dalam ke arena kebijakan publik negara bagian tersebut.

Gagasan pajak ini berasal dari inisiatif serikat SEIU United Healthcare Workers West yang mengusulkan pemungutan 5 persen dari kekayaan bersih para miliarder California untuk mendanai kembali layanan kesehatan yang tertekan pemotongan anggaran federal. Targetnya menyasar sekitar 200 individu terkaya di negara bagian itu.

Dilansir dari The San Francisco Standard, Selasa (16/6/2026), percakapan tertutup di aplikasi Signal memperlihatkan tokoh seperti pendiri Google Sergey Brin dan investor Marc Andreessen berada dalam satu ruang diskusi dengan sejumlah nama besar Silicon Valley lain untuk membahas strategi melawan pajak tersebut, mulai dari lobi politik hingga pembentukan kandidat alternatif.

Baca Juga: Sergey Brin Hadapi Gavin Newsom soal Pajak Miliarder, Tinggalkan California dan Biayai Perlawanan Politik

Menurut salah satu saksi yang mengetahui isi percakapan tersebut, ruang diskusi itu berkembang begitu cepat hingga hampir menyerap seluruh jejaring elite teknologi.

"Sejujurnya rasanya seperti, siapa sebenarnya yang tidak terlibat di dalamnya," ujarnya, menggambarkan betapa luasnya keterhubungan para miliarder dalam percakapan itu.

Dalam percakapan tersebut juga muncul usulan yang lebih ekstrem, termasuk ide membeli perusahaan pengumpul tanda tangan yang digunakan untuk mendukung inisiatif pajak kaum kaya raya.

"Dalam logika bisnis, jika ada penghalang, maka solusi yang terpikir adalah mengakuisisinya," kata salah satu sumber yang mengetahui percakapan itu, menyoroti bagaimana cara berpikir korporasi terbawa masuk ke arena politik.

Namun strategi tersebut tidak berjalan mulus. Berbagai kelompok baru bermunculan, dana puluhan juta dolar digelontorkan, dan upaya koordinasi internal justru terfragmentasi. Sementara itu, Gubernur California Gavin Newsom disebut masih menjadi aktor kunci dalam negosiasi untuk menahan atau mengubah arah inisiatif sebelum batas waktu politik ditentukan.

Sejumlah tokoh seperti Ron Conway ikut terlibat dalam upaya pendanaan awal, termasuk donasi 100.000 dolar AS untuk kelompok bernama Stop the Squeeze, sebuah inisiatif yang dibentuk untuk menggalang strategi politik dan pendanaan guna menggagalkan proposal pajak tersebut. Namun, di internal kelompok elite teknologi sendiri muncul perpecahan sikap mengenai pendekatan yang paling efektif untuk menghadapi pajak itu. 

Seiring perbedaan tersebut, perdebatan yang awalnya berlangsung tertutup mulai bergeser ke ruang publik. Situasi ini semakin memanas ketika anggota Kongres Ro Khanna menyuarakan dukungan terhadap pajak tersebut di media sosial, yang kemudian memicu respons keras dari para eksekutif teknologi.

Menanggapi perkembangan itu, CEO Y Combinator, Garry Tan, menilai bahwa kebijakan tersebut akan menambah beban signifikan bagi ekosistem startup dan teknologi yang selama ini menjadi motor utama ekonomi negara bagian itu.

Dia menyatakan, "Mengesahkan pajak ini akan menghancurkan inovasi di California," yang sekaligus mempertegas eskalasi konflik dari diskusi tertutup menuju pertarungan opini di ruang publik.

Sementara itu, menurut konsultan politik Cooper Teboe, "Banyak dari mereka memang berani, tetapi taktik yang digunakan tidak tepat. Tidak ada satu pun yang berhasil karena mereka tidak memahami apa yang sedang mereka lakukan," yang menegaskan bahwa pendekatan para miliarder yang terbiasa dengan logika bisnis tidak selalu efektif ketika diterapkan dalam medan politik yang jauh lebih kompleks.

Meski belum berhasil menggagalkan inisiatif tersebut, pertarungan ini dinilai telah mengubah dinamika politik California, dengan keterlibatan miliarder teknologi yang kini jauh lebih aktif dalam memengaruhi arah kebijakan publik negara bagian tersebut.

Baca Juga: Sergey Brin Integrasikan Dana Neuroteknologi Nexus ke Bayshore, Perkuat Fokus Investasi Neuroteknologi

EDITOR: Candra Mega Sari