← Beranda
Investigasi Ungkap Israel Perluas Kendali Militer di Gaza, Lebanon, dan Suriah
Risma Azzah FatinSelasa, 16 Juni 2026 | 02.29 WIB
Tentara Israel di dalam kompleks Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Kota Gaza (Al-Jazeera)

JawaPos.com - Investigasi sumber mengungkap bahwa Israel telah memperluas kendali militernya di wilayah Gaza, Lebanon selatan, dan Suriah selatan dengan cakupan sekitar 1.000 kilometer persegi.

Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Senin (15/6), perluasan disebut dilakukan melalui pembentukan zona penyangga yang tidak diumumkan secara resmi oleh pemerintah Israel. Temuan ini berdasarkan perbandingan peta militer, citra satelit, sistem informasi geografis, serta data konflik internasional.

Wilayah yang berada dalam kendali baru diperkirakan setara dengan sekitar lima persen dari total luas wilayah Israel sebelum Oktober 2023.

Baca Juga: AS-Iran Capai Kesepakatan Sementara untuk Akhiri Perang, Namun Israel Tolak Mundur dari Lebanon

Para analis politik dan militer menilai langkah tersebut menunjukkan adanya perubahan batas wilayah secara de facto di sejumlah kawasan konflik. Mereka menyebut strategi itu sebagai bentuk rekayasa geografis untuk menciptakan realitas baru di lapangan.

Di Jalur Gaza dan Lebanon selatan, investigasi menemukan adanya perbedaan antara batas wilayah yang diumumkan dalam peta resmi Israel dengan kondisi operasi militer sebenarnya.

Para ahli menyebut perluasan wilayah berkaitan dengan upaya menciptakan zona keamanan sekaligus memberikan gambaran kemenangan kepada publik domestik Israel.

Kendali atas wilayah dinilai menjadi simbol keberhasilan ketika tujuan militer utama belum sepenuhnya tercapai.

Sementara itu, di Suriah selatan, Israel disebut telah membangun jaringan pos militer tetap di luar garis batas yang ditetapkan melalui perjanjian 1974. Para analis memperkirakan zona kendali di wilayah tersebut mencapai sekitar 235 kilometer persegi dengan operasi militer yang berlangsung tanpa deklarasi resmi.

Meski memberikan keuntungan strategis jangka pendek, para ahli memperingatkan bahwa penguasaan wilayah luas dapat menimbulkan beban militer, ekonomi, serta tekanan internasional bagi Israel.

Baca Juga: Israel Serang Beirut Selatan, Iran Ancam Balas Serangan

EDITOR: Candra Mega Sari