← Beranda
Gempa M 7,8 di Filipina Picu Alarm Regional, Indonesia hingga Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami
Rian AlfiantoSelasa, 9 Juni 2026 | 01.49 WIB
Ilustrasi Gempa M 7,8 mengguncang Filipina. (Reuters).

 

JawaPos.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang mengguncang perairan selatan Filipina pada Senin (8/6) tidak hanya memicu kepanikan di negara tersebut, tetapi juga membuat sejumlah negara tetangga mengeluarkan peringatan tsunami dan instruksi evakuasi bagi warga pesisir.

Peringatan dikeluarkan setelah gempa kuat yang berpusat di dekat Pulau Mindanao berpotensi memicu gelombang tsunami yang dapat menjalar ke berbagai wilayah di kawasan Asia-Pasifik dalam hitungan jam.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) memperingatkan bahwa gelombang tsunami berpotensi mencapai wilayah pesisir Filipina, Indonesia, Palau, Taiwan, dan Papua Nugini.

Baca Juga: Resmi Dilantik Prabowo, Ini Profil Said Iqbal Tokoh Buruh yang Kini Jadi Penasihat Presiden Setingkat Menteri

Situasi tersebut mendorong pemerintah di sejumlah negara untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah mitigasi guna menghindari jatuhnya korban jiwa.

Indonesia Minta Warga Pesisir Segera Menjauh dari Pantai

Indonesia menjadi salah satu negara yang paling cepat merespons ancaman tsunami tersebut.

Badan penanggulangan bencana menginstruksikan pemerintah daerah di Manado, Gorontalo Utara, dan Kepulauan Sangihe untuk segera mengarahkan warga melakukan evakuasi ke lokasi yang lebih tinggi.

Langkah tersebut diambil karena wilayah Indonesia bagian utara berada relatif dekat dengan pusat gempa di Filipina selatan dan berpotensi terdampak perubahan permukaan laut akibat aktivitas seismik tersebut.

Jepang Terbitkan Advisory Tsunami

Pemerintah Jepang juga mengeluarkan tsunami advisory atau imbauan tsunami untuk sejumlah wilayah di pesisir Samudra Pasifik.

Otoritas setempat memperkirakan gelombang setinggi hingga satu meter dapat mencapai beberapa wilayah pesisir mulai sekitar pukul 11.30 waktu setempat.

Masyarakat yang berada di kawasan pantai diminta menjauhi area pesisir hingga situasi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Malaysia Siaga untuk Wilayah Sabah

Di Malaysia, Departemen Meteorologi mengeluarkan peringatan tsunami untuk Negara Bagian Sabah yang berada di Pulau Kalimantan.

Sabah menjadi wilayah Malaysia yang paling dekat dengan kawasan terdampak gempa sehingga berpotensi mengalami perubahan permukaan laut akibat gelombang tsunami yang terbentuk setelah gempa.

Baca Juga: Pimpinan Baru BGN Tak Ada Pakar Gizi, Nanik S Deyang: Nanti Dibimbing Profesor

Pemerintah setempat terus memantau perkembangan situasi dan meminta masyarakat mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan otoritas terkait.

Taiwan hingga Papua Nugini Ikut Waspada

Selain Indonesia, Jepang, dan Malaysia, sejumlah wilayah lain juga berada dalam jalur pemantauan tsunami.

PTWC menyebut perubahan permukaan laut dalam skala lebih kecil berpotensi terjadi di Taiwan, Papua Nugini, Palau, serta sejumlah negara dan wilayah kepulauan di Pasifik Barat.

Meski tidak seluruh wilayah diperkirakan mengalami tsunami besar, otoritas tetap memilih meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

Gempa Terkuat Filipina Tahun Ini

Gempa magnitudo 7,8 tersebut merupakan gempa terkuat yang melanda Filipina sepanjang tahun ini.

Menurut Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina, pusat gempa berada di laut dekat General Santos dan dipicu oleh aktivitas tektonik di Palung Cotabato pada kedalaman sekitar 10 kilometer.

Selain menimbulkan kerusakan bangunan dan korban jiwa di Filipina, gempa tersebut menunjukkan bagaimana satu peristiwa seismik besar dapat memicu respons darurat lintas negara di kawasan Asia-Pasifik hanya dalam hitungan menit.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan