JawaPos.com - Armada Global Sumud Flotilla, menyatakan telah mengakhiri misi pengiriman bantuan darat ke Jalur Gaza, Palestina. Hal ini dilakukan setelah sejumlah anggotanya ditahan di Libya, saat berupaya menegosiasikan akses perjalanan menuju Mesir.
“Konvoi Darat Global Sumud terpaksa mengakhiri misi kemanusiaan daratnya ke Gaza setelah penahanan 10 perwakilan yang sedang berupaya menegosiasikan jalur aman konvoi menuju Mesir,” demikian pernyataan Armada Sumud, dilansir dari Antara, Jumat (29/5).
Para aktivis mengeklaim bahwa otoritas di Libya timur meminta agar bantuan tersebut diserahkan kepada Bulan Sabit Merah Libya untuk kemudian dikirim ke Mesir, dengan mengacu pada perintah dari otoritas Mesir.
Baca Juga: GPCI: Global Sumud Flotilla Siapkan Langkah Hukum untuk Seret Israel ke Pengadilan Internasional
Pernyataan itu menambahkan bahwa Global Sumud terus berusaha menegosiasikan akses melintasi perbatasan, sebelum akhirnya para perwakilannya ditahan.